Bertanggung Jawab dalam Mengemudi

Tak hanya pada kehidupan sosial bermasyarakat, mengemudi di jalan pun punya sederet aturan dan etika yang patut kita atuhi. Menjadi pengemudi yang bertanggung jawab amatlah penting, bagi siapa saja dan di mana saja. Maka yang perlu kita pahami adalah bagaimana menguasai kendaraan yang digunakan, hingga mampu membawa dan mengontrol kendaraan dari awal sampai ke tempat tujuan dengan aman dan selamat.

Lantas, apa saja kah yang menjadi tanggung jawabnya? Berikut ini adalah beberapa hal yang disampaikan oleh Sony Susmana, instruktur Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI). Konsep dasarnya ada tiga: pastikan kendaraan dalam kondisi siap digunakan, bawa penumpang atau barang ketempat tujuan dengan selamat dan ciptakan keselamatan bagi lingkungan. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh seorang pengemudi agar mampu menguasai kendaraannya dengan benar:

  • Keseimbangan
    Pahami bahwa kendaraan memiliki tipe, karakter, dan jenis yang berbeda-beda. Kenali dahulu gejala2 yang ada pada kendaraan tersebut, perhatikan hal-hal seperti:

    • Bodyroll kendaraan (goncangan kanan-kiri), semakin tinggi kendaraan /ground clearence, maka akan semakin besar gejala bodyroll yang akan terjadi.
    • Pich kendaraan (goncangan depan-belakang), gejala ini timbul kala pengemudi melakukan akselerasi dan deselerasi dengan kasar.
    • Gejala understeer & oversteer. Gejala ini sering timbul pada saat kendaraan keluar masuk tikungan dengan kasar, utamanya kenali kendaraan tersebut berpenggerak roda depan atau belakang.
  • Fitur
    Pahami fitur kendaraan.Kendaraan anyar biasanya sudah dilengkapi berbagai fitur canggih seperti sistem ABS, Traction Control, AWD dll. Kenali dan pahami dahulu pengoprasian dan cara kerjanya. Perlu dipahami caranya, agar tidak salah dalam melakukan berbagai teknik dalam mengontrol kendaraan.

  • Akselerasi
    Melakukan akselerasi dengan halus adalah hal yang bijak. Jangan malu untuk mempelajarinya terlebih dahulu, demi keselamatan sehingga pengemudi tidak terjebak pada kondisi "kebablasan".

  • Blindspot
    Blindspot tidak hanya dimiliki kendaraan besar saja, namun kendaraan kecil juga. Salah satunya muncul dari pilar yang ada pada kendaraan. Akibatnya, sudut memandang pengemudi ke luar kendaraan terbatas. Lakukan penyetelan posisi duduk pengemudi dengan nyaman dan pastikan blindspot-nya kecil serta atur posisi kaca spion dengan benar.