Test Drive: Torsi Melimpah Isuzu Traga

Setelah kita bahas baik interior maupun eksterior, lanjut pembahasan soal performa berkendara. Test drive Isuzu Traga dilakukan dari Jakarta Utara, menuju Puncak via jalur alternatif Cisarua hingga kembali lagi ke Sunter. Pengetesan melalui jalan tol (normal) hingga tanjakan di daerah Bogor.

Ia menggunakan mesin Isuzu Panther yang sudah melegenda di Indonesia. Selain torsi melimpah, durabilitas mesin berkode 4JA1 2.5L ini sudah tak perlu dipertanyakan lagi. Sekadar info saja, Isuzu Traga sudah mengantongi lokal konten sebanyak 51,7% dan menggunakan 68% komponen dari produk Isuzu lainnya.

Lantas, apa arti dan keuntungannya untuk konsumen? Banyak. Ketersediaan spare part-nya sangat terjamin. Bahkan jika mesin mengalami kendala di jalan, karena mesinnya sama dengan Panther, maka bengkel biasapun bisa menanganinya, saat benar-benar kondisi darurat.

Lanjut ke pengetesan performa. Saat posisi sudah nyaman, mulai injak pedal kopling dan masukan gear satu. Koplingnya terasa sangat ringan, sehingga perpindahan gear pun lebih nyaman dan kaki tak mudah lelah. Jantung mekanisnya menghembuskan tenaga 80 Ps dan dorongan torsi 191 Nm.

Dari data angka saja sudah terlihat besar. Pun saat posisi diam dan langsung memasukan gear dua, transmisi Traga (yang diadopsi dari Isuzu D-Max) langsung memberi respon tangkas. Bahkan saat melahap tanjakan Cisarua pun dengan lihai Traga menanjak. Cukup gunakan gear dua atau tiga sudah cukup untuk menanjak. Asal perhatikan momentum kendaraan untuk bergerak naik.

Insinyur Isuzu mahir dalam meracik komponen yang ada. Perpaduan antara mesin Panther dan transmisi D-Max sangat apik diterapkan pada Traga. Begitu soal pengendalian. Saat melaju di jalan tol dengan kecepatan 100km/jam, kendaraan sangat stabil. Saat melibas tikungan tajam dengan kecepatan 60km/jam juga minim gejala limbung. Suspensi terasa kokoh dan masih terasa nyaman saat membawa beban di bak belakang. Dan hal ini wajar bagi Traga sebagai medium pick-up.

Saat memarkirkan kendaraan dan berbelok, sangat mudah bagi Traga karena mengantongi turning radius minimal 4.5 m. Kemudian yang patut diapresiasi lagi adalah engine brake. Saat kendaraan menuruni jalanan, kondisi bak belakang terisi beberapa karung beras dan beberapa kardus mie instan, tak perlu banyak menekan pedal rem dalam-dalam. Engine brake bekerja dengan sangat baik.

Bagaimana dengan konsumsi bahan bakarnya? Saat diuji dari Sunter, kondisi bahan bakar full alias penuh. Setelah bermacet-macetan, menanjaki jalanan hingga sampai di kawasan Puncak, indikator (digital) bahan bakar masih tetap sama, full.

Namun hasil dari pengetesan interal Isuzu, saat menanjak konsumsi BBM Traga lebih irit 15% dari kompetitor dan 30% lebih irit di jalan normal. Konsumsinya 13kpl di jalan normal dan 4,6kpl di tanjakan. Semua pengetesan tesebut dilakukan dalam kondisi bak Isuzu Traga memuat beban 1,5 ton. Jadi, dilihat dari pertimbangan money for value, Isuzu Traga menjadi pilihan apik dan realistis bagi pelaku usaha.

Harga                          Rp 190 juta (OTR Jakarta)

Kapasitas Mesin         2.5 L

Tenaga                        80 Ps

Torsi                            191 Nm

Transmisi                    Manual 5-speed

Dimensi                      2.810mm X 1.620 mm (cargo space 4,6m2)

Bobot                          2.950 Kg

Radius Putar               4,5 meter