PERAWATAN RINGAN MOBIL USAI DIPAKAI MUDIK

Saat sebuah kendaraan dipakai untuk mudik jarak jauh, pastilah ia telah banyak menghadapi berbagai kondisi medan dan segala cuaca. Sebetulnya jika kendaraan tak mengalami kendala besar, perawatannya mirip saat Anda akan menggunakannya di keseharian.

Pengecekan kembali kendaraan pribadi pascamudik seharusnya sudah menjadi hal yang wajib. Namun beberapa pengguna terkadang abai untuk melakukannya. Nah berikut ini adalah beberapa tips ringan yang bisa Anda lakukan untuk menjaga mobil tetap prima, siap digunakan kembali kapanpun.

  1. Cuci kendaraan

    Ya, mencuci adalah hal mudah yang bisa Anda lakukan sendiri di rumah. Setelah mobil menempuh jarak jauh, ia telah melewati beragam kondisi cuaca seperti hujan, terik matahari, bahkan bisa jadi melewati genangan air rob (di kawasan pantura dll) yang bersifat korosit. Dengan mencuci kendaraan, Anda bisa juga melakukan pengecekan bagian eksterior yang tergores atau hal yang memerlukan perbaikan. Jangan lupa bersihkan juga bagian kolong mobil untuk mencegah korosi pada mobil. Atau Anda bisa juga membawanya ke tempat cuci mobil yang menawarkan jasa pembersihan secara detil.

  2. Periksa cairan mobil

    Setelah dipakai jarak jauh atau durasi yang lama, beberapa cairan mobil mulai berkurang. Selain oli mesin, Anda perlu mengecek air radiator, air wiper, minyak rem, oli power steering (jika ada), level air aki basah dan oli transmisi. Tambahkan jika cairan kurang. Atau bisa juga ganti dengan yang baru. Jangan sampai lupa mengecek, agar kegiatan Anda tak tertanggu.

  3. Cek komponen rem

    Ketika mobil mengalami perjalanan jauh dengan kecepatan tinggi, bahkan tak jarang terkena macet, akan membuat komponen pengereman itu lebih cepat aus. Biasanya bagian yang cepat habis adalah kampas rem. Mobil keluaran tahun produksi muda, biasanya sudah memiliki indikator pada cluster meter. Jika terjadi kendala rem, atau kampas hampir habis biasanya akan ada rem indikator menyala.

    Namun lebih baik dicek secara manual, dengan melihat langsung ketebalan kampas rem. Jika kampas rem sudah tipis, sebaiknya lakukan pergantian dengan komponen yang baru. Selain kampas rem, sekalian saja cek bagian kaki-kaki.

  4. Tekanan ban

    Mobil yang digunakan terus-menerus akan membuat tekanan ban berkurang. Banyak faktor yang mempengaruhinya. Medan jalan yang bergelombang dan lamanya gesekan ban akan mempengaruhi muai ban. Sebaiknya gunakan angin nitrogen, lantaran sifatnya yang lebih stabil dan tak mudah muai saat ban bergerak.

    Tak lupa, jika mobil dirasa agak berat ke kiri atau ke kanan, atau kemudi mobil terasa bergetar sebaiknya lakukan spooring dan balancing bila perlu. Pasalnya ban yang sering menghantam lubang, akan membuat baut-baut longgar. Namun jika Anda tak punya banyak waktu melakukannya sendiri, bawa saja ke bengkel resmi. Isuzu akan memberikan pelayanan terbaik untuk Anda dan performa kendaraan Anda.