Jhonlin Magz

"Safety and Defensive Training Jhonlin Group"

SHE Jhonlin Group mengadakan safety and defensive training untuk meminimalisir potensi bahaya akibat kurangnya pemahaman seputar prosedur berkendara dengan baik dan benar.

Memahami prosedur berkendara dengan baik dan benar dapat mengurangi angka kecelakaan yang terjadi lingkungan sekitar. Inilah yang dilakukan SHE Jhonlin Group dalam mensosialisasikan baha saat berkendara ke semua unit usaha Jhonlin Group maupun Sub Contractor. Mengingat besarnya potensi baha serta kondisi tidak aman di lingkungan sekitar area kerja, pada hari sabtu, 30 November 2013 di ruang meeting Jhonlin Group dilaksanakan Safety and Defensive Training oleh SHE Jhonlin Group.

Kegiatan ini diikuti sekitar 66 orang dari berbagai unit usaha Jhonlin Group berserta Sub contractor. Seperti yang telah dijadwalkan oleh Training Development System SHE JG. Pelaksanaan pelatihan dibagi 2 tahap, mulai Pukul 08.00 - 12.00 WITA diberikan materi seputar prosedur berkendara dengan aman serta baha berkendara. Kemudian 13.00 – 17.00 WITA dilakukan test praktek di trek yang disiapkan disekitar lembaga konservasi Jhonlin Lestari.

Acara dibuka langsung oleh Group Corporate HR Jhonlin Group, Mulyadi. Dalam sambutannya beliau berharap semoga setelah pelatihan ini para peserta dapat meningkatkan teknik berkendara dengan aman sesuai prosedur berkendara diberbagai kondisi sehingga tidak membahayakan pengemudi lainnya dan lingkungan. Aliyansyah, Training development & system SHE Jhonlin Group mengungkapkan pula “Semoga pelatihan seperti ini dapat menambah pengetahuan rekan-rekan karyawan dalam hal prosedur berkendara dengan baik, Khususnya saat berada di area kerja”.

Hal senada juga diungkapkan Suharto, Trainer dari Astra Isuzu saat pelatihan. “Keselamatan dimulai dari rumah, jadi perilaku kita menggambarkan nasib kita. Perlu diketahui dengan memahami prosedur berkendara dengan aman dan meningkatkan teknik berkendara diberbagai kondisi tentunya tidak membahayakan orang-orang disekeliling khususnya para pengemudi lainnya”.