18 Jan 2021
Cerita Koleksi Isuzu Koh Stefi dan Kiriman Paket Spesialis Jawa Tengah
Share

"Melayani hingga seluruh pelosok area Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta". Sungguh spesial memang. Penekanan ini menunjukkan cakupan yang sifatnya khusus dari layanan paket PT Mikro Express Transport, yang layanan "kirim-kirim"-nya dikenal dengan sebutan "Paket Mikro".

 

Seluruh pelosok area Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta? Setidaknya total 50 titik pengambilan barang disediakan, mencakup kota-kota seperti Solo, Salatiga, Purwokerto, Jepara, Blora, Yogya sampai wilayah-wilayah seperti Prembun, Tempuran, dan Cepiring.

 

Ini cukup mengilustrasikan cakupan menyeluruh di wilayah Jawa Tengah melalui usaha yang dijalankan Koh Stefi selaku owner yang justru mengembangkan, dan survive dengan bisnisnya manakala itu didirikan jelang Krisis Moneter 1998.

 

Tentu tidak terlepas dari sejumlah faktor unggulan jika usahanya langgeng dari masa kelam tersebut hingga sekarang. Spesialisasi mereka ada pada "Fast Delivery" dengan dukungan manajemen jadwal yang disusun oleh pengalaman puluhan tahun.

 

Begitu juga "Item Inspection" untuk memastikan seluruh barang prima, dan "Boxing Service" sebagai layanan tambahan kemasan bahwa barang benar-benar aman.

 

Barang pun dijemput, dikemas lagi, dan didukung poin "Road Freight" bahwa pengantaran seluruh wilayah cakupan menggunakan armada andal untuk kepastian kedatangan barang.

 

"Saya punya semua unit dari Bison TLD, NKR NHR, sampai sekarang punya sekitar 20 unit-an," ujar Koh Stefi saat ditanya tentang truk-truk Isuzu yang sekiranya mendukung poin "Road Freight" tadi.

 

Di tengah besarnya jumlah usaha di Jawa Tengah, khususnya UMKM, hal ini tentu saja menuntut armada andal untuk kepastian kedatangan barang seperti yang diunggulkannya tadi. Baik yang perdagangannya serba online, maupun langganan tanpa medium dunia maya. Yang mana saja tetap butuh kurir pengantaran paket.

 

Sebagai informasi, jumlah UMKM di Jawa Tengah mencapai 4.174.210 unit. Jumlah berdasarkan informasi dari Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Tengah, Ema Rachmawati itu mencakup usaha besar 3.358 unit, usaha menengah 39.125 unit, usaha kecil 354.884 unit, dan usaha mikro 3.776.843 unit.

 

Dalam usaha menuruti kebutuhan pengantaran barang di tengah derasnya pertumbuhan UMKM di Jawa Tengah dan atas dasar lainnya, pertimbangan memilih Isuzu pun selaras dengan aspek bisnis Koh Stefi.

 

"Produk dan teknologi baru dibanding pesaing. Teknologi Isuzu lebih maju karena langsung dari Jepang dengan support yang luar biasa," ujarnya seraya menyebut bahwa ia juga memfavoritkan Isuzu NMR karena keunggulan tenaganya.

 

Kenapa teknologi? Sebab ujung-ujungnya adalah keuntungan dalam menjalankan usaha.

Catatan keuangan kantor terlihat lebih bersahabat dalam hal operasional. Sebab, teknologi tersebut mendukung efisiensi biaya bahan bakar.

 

"Konsumsi bahan bakar dibanding kompetitor lebih irit, selain juga spare part dari bengkel Isuzu support baik," ujarnya.

 

Teknologi, konsumsi bahan bakar irit, dan suku cadang bikin hati tenang. Makanya dengan mengandalkan Isuzu, Koh Stefi yakin bahwa kiriman "Paket Mikro"-nya sampai dengan aman dan selaras jadwal karena "menggunakan armada andal untuk kepastian kedatangan barang".

 



 
©Isuzu Astra Motor Indonesia, 2021 | Website Policy and Disclaimer