31 Oct 2022
Siasat Bisnis “Frozen Food” ke Ruko-Ruko Perumahan
Share

Frozen food merupakan salah satu produk yang sedang menjadi tren. Mendekatkan produk ini secara langsung ke konsumen area perumahan pun tidak ayal menjadi langkah jitu di tengah tren yang berlipat ganda hanya dalam setahun belakangan.

Permintaan pengiriman frozen food berkisar 120.000-160.000 paket per hari di tahun 2021, sementara rerata permintaan pada bulan puasa dan lebaran pada 2022 mencapai 400.000-an per hari, menurut Asosiasi Rantai Pendingin Indonesia.

“Beberapa pemain di rantai ini seperti Paxel dan disusul Anteraja telah menyusun strategi dalam pengembangan area pengiriman. Ke depannya juga akan muncul beberapa pemain lainnya yang baru dan tersegmentasi dari unit bisnis para marketplace,” ujar Direktur Eksekutif Asosiasi Rantai Pendingin Indonesia (ARPI) Hasanuddin Yasni dikutip Bisnis.com.

Dengan gambaran pertumbuhan di atas, peluang terbuka dengan membidik wilayah tertentu, khususnya bagi pebisnis pemula. Di sektor logistik, pemanfaatan mobil boks pendingin menjadi harapan, apalagi dengan catatan bahwa cold storage existing juga semakin bertambah.

Menurut catatan ARPI, jumlah cold storage existing yang dimiliki para pelaku pada 2021 sudah lebih dari 2,5 juta pallet position (PP) atau tumbuh sekitar 103.000 PP dibandingkan tahun 2020. Karenanya, dia memprediksi tambahan sekitar 140.000 PP pada 2022.

Di sinilah pemilihan kendaraan pengantaran berpendingin menjadi pertimbangan. Terlebih lagi bagi pebisnis pemula. Pick-up dengan karoseri boks pendingin saat ini sudah banyak beredar. Namun, dengan tantangan bahwa harga bahan bakar minyak baru saja naik, maka akan lebih efisien menggunakan mesin berbahan bakar solar yang kini berharga Rp 6.800 per liter dibandingkan konsumsi bensin Pertalite Rp 10.000 per liter.

Karena Isuzu Traga sebagai sebuah pick-up berukuran besar menggunakan mesin diesel, ia menguntungkan dalam hal biaya konsumsi bahan bakar. Kemudian jika bicara ukuran, dengan panjang 4.655 mm, ukuran area kargonya memiliki panjang 2.960 mm. Angka ini memang panjang jika dibandingkan dengan area kargo pick-up lain yang antara lain memiliki panjang sekitar 2.600 mm. Tentu ia memuat lebih banyak meski tetaplah sebuah pick-up.

Untuk kebutuhan melalui akses perumahan, Isuzu Traga juga dirancang dengan radius putar yang secara perhitungan bahkan lebih kecil dari radius putar sebuah mobil sekelas LCGC. Jika LCGC beradius putar 4,6 meter, Isuzu Traga hanya 4,5 meter.

Bicara pembuatan karoseri, termasuk membuat boks pendingin sesuai keinginan ataupun kebutuhan, Isuzu turut memberikan dukungan teknis dalam mempermudah pemerolehan surat keputusan rancang bangun (SKRB).

"Cukup lama, cukup teknis ketika sudah masuk Perhub untuk SKRB. Dulu mungkin bisa 1-2 bulan. Namun dengan kami 2 minggu selesai," ujar Arvin Sumbung selaku Product Marketing CV & LCV Manager PT Isuzu Astra Motor Indonesia.



 
©Isuzu Astra Motor Indonesia, 2021 | Website Policy and Disclaimer