19 May 2025

5 Dekade Bersama, Isuzu Apresiasi Perempuan Hebat di Balik Roda Perusahaan

Share

Dunia otomotif kerap dianggap maskulin dan identik dengan kaum pria. Padahal, anggapan tersebut tentu tak sepenuhnya benar karena wanita juga bisa menguasai bidang tersebut. Wujud konkret emansipasi terlihat dari semakin banyaknya wanita menyetir mobil secara mahir bahkan berkecimpung di dunia otomotif secara serius.

Stereotip tentang Kiprah Wanita di Bidang Otomotif

Hingga saat ini, masih ada stereotip yang menyatakan bahwa wanita kurang cocok berkiprah di dunia otomotif. Ada berbagai anggapan terkait stereotip tersebut yang diyakini banyak orang, antara lain wanita menyetir mobil secara sembarangan, tidak mampu membaca maps atau rambu lalu lintas, serta tidak bisa merawat mesin mobil secara cermat.

Faktanya, dunia otomotif terbuka untuk semua orang tanpa memandang gender. Semakin banyak wanita hebat yang berani unjuk gigi di bidang otomotif dengan kemampuan tak kalah dibandingkan para pria.  Let’s break the stereotype!

Berkenalan dengan Sosok Perempuan Tangguh Isuzu

Kontribusi para wanita tangguh dalam mendukung kemajuan dunia otomotif tanah air tercermin dari kehadiran sosok inspiratif, salah satunya yaitu Vonie Kurniawaty. Perempuan hebat yang telah berkarier selama hampir 20 tahun di Astra dan saat ini di PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) menjabat sebagai Division Head of Finance and IT.

Beliau pernah memimpin tim yang 80% anggotanya kaum pria serta berhasil meraih penghargaan inovasi internal berkat kolaborasi terbuka. Dengan kata lain, bukan hanya wanita menyetir mobil yang jadi contoh nyata emansipasi, melainkan juga partisipasi langsung dalam mendukung perkembangan dunia otomotif tanah air.

Menurut Vonie, berkarier di bidang yang masih didominasi laki-laki memang menghadirkan tantangan tersendiri. Tantangan terbesar berasal dari ekspektasi orang-orang sekitar mengenai kemampuan perempuan dalam memimpin serta mengambil keputusan.

“Bagi saya, cara terbaik untuk menghadapinya adalah dengan kinerja konsisten, fokus pada solusi, dan membangun komunikasi yang konstruktif. Menurut saya, kepercayaan tak hanya datang dari jabatan, tetapi dibangun melalui integritas dan hasil nyata,” ungkap Beliau.

Selain itu, Vonie juga menyatakan bahwa Isuzu memberikan kesempatan setara bagi seluruh karyawan tanpa memandang gender. Nilai-nilai yang dihargai Isuzu mencakup kompetensi, komitmen, dan kontribusi disertai budaya kerja yang mendorong tiap individu mengambil peran sekaligus berkembang. Tak lupa dukungan kuat dari manajemen serta lingkungan kerja yang inklusif juga membuatnya selalu termotivasi untuk maju.

Kesempatan yang Sama Bagi Perempuan untuk Berkembang Bersama Isuzu

wanita menyetir mobil

Vonie Kurniawaty mengakui bahwa menjaga keseimbangan antara profesionalisme dan peranan perempuan dalam kehidupan pribadi memang tidak mudah. Namun, hal tersebut tidak mustahil untuk direalisasikan asalkan memahami kunci utamanya, yaitu mengatur prioritas, menjaga komunikasi dengan keluarga, serta mendapat dukungan dari tempat kerja.

Beliau meyakini bahwa kaum wanita tidak harus memilih antara keluarga dan karier karena keduanya bisa berjalan beriringan bila disertai support system dan kemampuan manajemen waktu yang efektif.

Isuzu membuka kesempatan sebesar-besarnya bagi para perempuan tangguh di era modern untuk mengembangkan karier di dunia otomotif. Setiap pekerjaan yang patut dituntaskan bukan hanya berfokus pada produk atau proses manajemen, melainkan juga menitikberatkan pada cara kerja sama, inovasi, dan pengambilan peran kepemimpinan.

Vonie menuturkan bahwa menjadi pemimpin bukan berarti harus menduduki posisi struktural seperti manajer atau supervisor. Kepemimpinan bisa dimulai dengan cara mengelola diri sendiri, menghadapi tantangan, dan memberikan dampak positif bagi orang lain.

“Isuzu adalah tempat yang mendukung kaum perempuan untuk terus tumbuh, maju, dan memberikan kontribusi berarti. Kuncinya adalah keberanian untuk keluar dari comfort zone, memberikan yang terbaik dari setiap peran yang kita jalani, dan terus mengembangkan diri. Mengasah kompetensi, menjaga integritas, dan memiliki semangat untuk terus belajar juga sangat penting,” pungkas Vonie.

Komitmen Nyata Isuzu Wujudkan Kesetaraan Gender di Ranah Otomotif

Selain sosok Vonie Kurniawaty, ada pula perempuan hebat lainnya yang memegang jabatan Vehicle Part Cost Analysis yang bernama Yugo Lestari. Wanita yang akrab disapa Yugo tersebut sudah bertugas menganalisis biaya komponen kendaraan selama lebih dari 25 tahun, suatu bidang teknis yang kerap didominasi pria. “Perspektif perempuan dalam analisis justru membawa detail solusi yang unik,” ujar Yugo.

Yugo juga menambahkan bahwa karyawan wanita yang bekerja di Isuzu selalu dipandang setara. “Tuntutannya tetap sama, seperti tidak terlalu terasa ada perlakuan spesialnya. Mungkin karena saat ini kita sudah mulai dipandangan setara, kita dilihat sama-sama mampu kaya laki-laki, jadi itu jadi kebanggaan tersendiri sih,”

Di tahun 2025, salah satu bentuk dukungan yang ditunjukkan Isuzu dalam memupuk kesetaraan di dunia pekerjaan adalah dengan merilis kampanye Kita Perempuan, Kita Bisa dan Berkarya yang saat itu bertepatan dengan momen perayaan Hari Kartini. Kampanye tersebut bertujuan memperkuat inklusivitas yang selama ini telah dibangun di Isuzu melalui bermacam-macam program dan kebijakan seperti perlindungan kepada karyawan wanita dari tindakan pelecehan seksual, kebijakan cuti menstruasi, penyediaan fasilitas ruang laktasi, dan upaya-upaya lainnya untuk menciptakan rasa aman dan nyaman di lingkungan kerja khususnya bagi karyawan wanita.



 
©Isuzu Astra Motor Indonesia, 2023 | Website Policy and Disclaimer