22 Mar 2022
Isuzu Giga Common Rail, Andalan Kontraktor di Kawasan Metropolitan Era Euro4
Share

Perkotaan, metropolitan, tentu kerap menjadi percontohan atau acuan penerapan sebuah aturan. Di sini, semua mata menyorot akan berjalannya sebuah regulasi--yang sekiranya baru saja diterapkan.

Salah satunya regulasi Euro4 pada kendaraan bermesin diesel yang akan berlaku bulan April 2022 sesuai dengan surat Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan No S 786/MENLHK-PPKL/SET/PKL.3/5/2020.

Yang perlu menjadi perhatian kemudian adalah penetapan Euro4 di balik peran truk. Sebab truk termasuk yang berdaya angkut ton besar adalah sasaran pertama penerapan regulasi emisi Euro 4.

Di sisi lain, kami melihat bagaimana truk dengan muatan besar berperan tidak hanya di daerah-daerah, tetapi juga perkotaan. Tentu salah satu alasannya, daya angkut yang besar mempercepat pembangunan.

Isuzu yang merupakan salah satu merek kendaraan niaga bermesin diesel akan menghadapi regulasi ini, di tengah kebutuhannya dalam pembangunan di perkotaan. Untuk mencapai emisi gas buang berstandar Euro4, mesin yang digunakan tentu berbeda dengan mesin konvensional. Mesin yang digunakan ke depannya adalah mesin common rail.

Menariknya, sejak tahun 2011 kami sudah menerapkan mesin common rail pada Isuzu Giga. Artinya, bahkan sebelum penetapan Euro4 di Indonesia, kami sudah berpengalaman lebih dari 10 tahun menggunakan mesin common rail, bukan hanya dari sisi produk, tetapi juga pengalaman after sales dan mekanik kami.

Isuzu Giga sendiri kami hadirkan dengan berbagai macam varian yang sesuai dengan kebutuhan para pengusaha jasa angkut—dan lantas menjadi andalan para kontraktor.

Hemat dan aspek pendukung kuatnya mengangkut beban adalah dua di antaranya. Kunci rahasia kekuatan mengangkut beban pada Giga bisa dilihat antara lain pada gear ratio.

"Ya (seputar) kebutuhan bawa beban. Saya lihat spesifikasi, engine output, gear ratio-nya bagaimana," ujar Alfonsus Prasetyo Utomo, principal owner kontraktor PT Karyamitra Tata Bersama.

PT Karyamitra Tata Bersama kemudian mencoba 2 unit untuk operasional sekitar Ibu Kota, dan barulah kemudian memutuskan untuk membeli 40 unit dan menjadi andalan untuk wilayah metropolitan dan sekitarnya.

Dengan gear ratio yang tertata, maka tarikan untuk membawa beban dengan hitungan ton besar menjadi mulus pantang kewalahan. Selain itu, sistem mekanis truk menjadi lebih awet.

Lalu soal hemat, tentu hal tersebut menjadi poin penting sebuah mesin diesel common rail. Semburan bertekanan tinggi dan terarah dengan perhitungan terkomputerisasi membuat Isuzu semakin irit bahan bakar, sesuai dengan DNA Isuzu yang terkenal irit bahan bakar.

Dengan demikian, bisa dikatakan, lebih tenang-lah mereka yang sudah memakai Isuzu Giga dalam operasionalnya di kawasan perkotaan--di tempat penerapan Euro4 akan menjadi acuan.



 
©Isuzu Astra Motor Indonesia, 2021 | Website Policy and Disclaimer