Mengenal Sistem Suspensi: Rahasia Truk Tetap Stabil!
Share
Kendaraan yang keren dan populer sering dikaitkan dengan mesin tangguh serta fitur berteknologi canggih. Namun, performa suatu unit tidak hanya ditentukan oleh kedua hal tersebut. Sistem suspensi juga memegang peran penting dalam menghadirkan pengalaman berkendara yang aman dan nyaman. Mengapa demikian? Yuk, cek jawabannya pada artikel berikut!
Apa yang Dimaksud dengan Suspensi?
Suspensi adalah suatu komponen yang berfungsi meredam getaran atau guncangan sewaktu berkendara. Meskipun sekilas terlihat sederhana, sistem suspensi truk tergolong kompleks karena terdiri dari beberapa elemen berikut ini:
Pegas atau per (spring): posisi pegas berada di atas atau bawah roda untuk menyerap guncangan di jalan sekaligus mendistribusikan beban truk secara merata pada seluruh roda. Pada umumnya, komponen sistem suspensi ini terbuat dari baja kuat yang elastis.
Peredam kejut (shock absorber): peredam kejut bekerja sama dengan pegas untuk mengendalikan pergerakan roda serta meminimalkan getaran. Komponen ini akan menghentikan pergerakan pegas ke atas dan ke bawah sehingga roda tetap bersinggungan dengan permukaan jalan.
Roda dan ban (wheels and tires): selama ini banyak orang menganggap kalau roda dan ban itu sama. Padahal, keduanya merupakan komponen berbeda yang sama-sama berkontribusi dalam sistem penggerak truk. Roda adalah komponen melingkar berbentuk padat yang fungsinya membuat truk bisa bergerak. Sementara itu, ban adalah komponen bulat berbahan karet yang melapisi pelek roda dan bergesekan langsung dengan permukaan jalan.
Bantalan roda (bearing): keberadaan komponen ini memungkinkan roda untuk berputar perlahan-lahan dan lembut demi meminimalkan gesekan berlebihan.
Lengan suspensi (control arm): komponen ini membuat roda terhubung dengan kerangka truk sehingga roda bisa bergerak secara fleksibel mengikuti jalanan yang dilewati.
Per bantalan (bushing): per bantalan yang terbuat dari karet berfungsi menghubungkan beragam komponen dalam sistem suspensi, contohnya lengan suspensi dengan kerangka truk.
Stabilizer bar: komponen sistem suspensi ini berupa batang besi yang bagian kanan dan kirinya tersambung dengan lengan suspensi, sedangkan bagian tengahnya tersambung dengan kerangka truk. Fungsi utamanya adalah menjaga keseimbangan posisi truk ketika berbelok.
Strut bar: manfaat komponen suspensi ini esensial untuk menahan lengan suspensi sehingga kemiringan roda depan tetap terjaga.
Komponen elektronik: beberapa mobil dan truk modern sudah melengkapi sistem suspensinya dengan komponen elektronik supaya lebih adaptif terhadap kondisi jalan serta cara mengemudi. Dua contoh komponen elektronik yang dimaksud, yaitu sensor pendeteksi kecepatan roda dan sistem kontrol traksi.
Fungsi Sistem Suspensi
Koordinasi antara seluruh komponen sistem suspensi mobil bertujuan mewujudkan beberapa fungsi berikut ini:
Meredam guncangan dan benturan yang timbul ketika melintasi jalan yang tidak rata sehingga mobil dapat bergerak secara lebih mulus.
Menstabilkan kondisi mobil di segala kondisi jalanan, misalnya saat melewati tikungan, melintasi jalanan bergelombang dan berbatu, atau melakukan manuver.
Mempertahankan keseimbangan roda dan ban agar kinerjanya tetap stabil dan kekuatan cengkeraman ban pada permukaan jalan berlangsung maksimal.
Menciptakan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman bagi pengemudi maupun penumpang meskipun harus menempuh jarak jauh atau medan perjalanan menantang.
Menjaga keselamatan pengemudi, penumpang, dan barang bawaan hingga tiba di tempat tujuan.
Cara Kerja Sistem Suspensi
Mekanisme kerja sistem suspensi mobil berlangsung dalam beberapa tahapan sebagai berikut:
Ketika mobil melewati jalanan bergelombang atau berbatu, roda bergerak naik turun karena mengikuti permukaan jalan.
Sistem suspensi langsung berupaya menyerap energi dari gerakan roda lalu mengubahnya menjadi getaran lebih kecil sebelum benturan mencapai komponen lain, seperti kerangka dan mesin mobil.
Cara kerja sistem suspensi tersebut membuat kondisi bodi dan kerangka mobil tetap stabil serta seluruh muatan terlindung sehingga pengemudi maupun penumpang merasa nyaman.
Beragam Jenis Suspensi
Belum banyak orang yang tahu kalau sistem suspensi mobil terbagi menjadi beberapa jenis dengan karakteristiknya masing-masing, antara lain:
Suspensi independen: sistem berkonsep modern ini memungkinkan semua roda bergerak secara independen sehingga aktivitas berkendara berjalan lebih mulus.
Suspensi dependen: sistem dependen membuat roda terhubung satu sama lain sehingga benturan pada salah satu roda akan dirasakan bersama-sama. Jenis suspensi mobil ini biasanya terdapat pada mobil keluaran lama.
Suspensi macpherson: suspensi ini ditemukan Earle Macpherson dengan ciri khas desain tegak dengan suspensi sebagai pusat sudut caster. Sayangnya, kemampuan suspensi macpherson untuk menahan beban tergolong kurang maksimal dan sudut kemiringannya gampang berubah ketika mobil berbelok.
Suspensi double whisbone: keunikan suspensi ini terletak pada keberadaan dua lengan, yaitu upper arm dan lower arm. Komponen tersebut membuat mobil lebih stabil bahkan saat berbelok, tetapi keberadaannya butuh ruang besar dan penggantiannya memakan waktu lama.
Suspensi multi link: hasil pengembangan teknologi double whisbone disebut suspensi multi link. Beberapa komponennya terpisah dan dihubungkan dengan sendi supaya arah gaya ke roda dapat dimanipulasi dan pengendalian mobil berjalan lebih baik.
Suspensi axle rigid: posisi suspensi ini terletak pada belakang mobil untuk menghubungkan roda kiri dan kanan. Ada dua model pegas pada suspensi axle rigid, yaitu pegas daun dan pegas coil. Daya tahannya baik sehingga cocok untuk truk besar.
Suspensi rigid-leafspring: konstruksinya sederhana karena hanya berupa axle housing yang diikat ke frame bersama u-bolt supaya kuat menopang beban besar dan tahan lama.
Suspensi trailing arm: desain suspensi ini menyatu pada sisi kanan dan kiri sehingga mirip suspensi rigid tetapi mekanisme kerjanya berbeda.
Suspensi udara: sistem suspensi udara dikontrol dengan teknik komputerisasi agar pengaturannya makin presisi. Konstruksi sistem pereda kejut ini sangat rumit sehingga biayanya mahal dan hanya ditemukan pada mobil mewah.
Jika Anda sedang mencari truk dengan sistem suspensi yang dapat diandalkan, maka Isuzu GIGA FVZ bisa jadi solusi untuk kebutuhan Isuzu Partner. Truk ini dibekali rigid suspension dengan multi leaf spring yang terkenal kuat dan stabil untuk membawa beban berat, serta semi-elliptical alloy steel leaf dengan 6-link torque rod yang menjaga keseimbangan kendaraan saat melaju di medan tidak rata.
Kombinasi kedua suspensi ini membuat Isuzu GIGA FVZ lebih nyaman dikendarai, minim guncangan, dan tetap stabil meski membawa muatan besar maupun menghadapi kondisi jalan yang menantang. Selain itu, truk tangguh dan bertenaga ini juga dilengkapi fitur Air Suspension Seat yang meningkatkan rasa nyaman bagi pengemudi ketika berkendara.
Tak hanya memberikan kenyamanan, Isuzu GIGA FVZ juga menghadirkan performa mesin yang kuat dan efisien. Isuzu GIGA FVZ juga dibekali teknologi mesin Heavy Duty Common Rail 6HK1-TCS lengkap dengan Exhaust Gas Recirculation (EGR) dan Diesel Oxidation Catalyst (DOC). Sistem transmisinya didesain dengan 9 percepatan yang efisien dan mengusung torsi 90 kg pada 1.450-2.400 rpm sehingga membuatnya mampu diandalkan untuk menerjang jalan rata, berbukit, maupun offroad.
Ini saatnya merasakan pengalaman berbisnis yang lancar dan efisien dengan dukungan truk tangguh dari Isuzu. Dapatkan juga kemudahan lainnya dan fitur penjadwalan servis rutin melalui aplikasi MyIsuzuID!