Partisipasi Isuzu Indonesia di Ajang I-1 Grand Prix 2025, Bukti Kualitas Mekanik Indonesia di Mata Dunia
Share
Jakarta, 30 Oktober 2025 – PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) kembali mengirimkan mekanik terbaiknya untuk mengikuti ajang kompetisi mekanik Isuzu dunia, yaitu I-1 Grand Prix (GP) 2025. Kompetisi bergengsi bertaraf internasional yang diselenggarakan oleh Isuzu Motors Limited ini menjadi bentuk apresiasi bagi para mekanik terbaik Isuzu di seluruh dunia, sekaligus bertujuan meningkatkan kemampuan teknis mekanik Isuzu dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan.
Kompetisi I-1 GP terdiri dari dua tahapan. Tahap pertama adalah Technical Knowledge Competition (TKC) yang menguji pengetahuan teknis dan pemeliharaan kendaraan. Tahap kedua adalah Virtual Failure Diagnosis (VFD), yakni ujian praktik berbasis virtual yang menilai kemampuan diagnosis dan perbaikan komponen mekanik maupun elektrik.
Dalam ajang ini terdapat dua kategori, yaitu kelompok dan individual.
Pada kategori kelompok, tim Isuzu Indonesia yang diwakili oleh Yuda Arikunto (coach), Rakhmad Bastian, dan Agung Pribadi berhasil meraih peringkat keenam dari total 37 tim dari berbagai negara.
Sementara di kategori individual, Rakhmad Bastian menempati peringkat kelima, dan Agung Pambudi berada di peringkat ketujuh.
Pencapaian ini menjadi bukti keterampilan, dedikasi, dan kualitas mekanik Isuzu Indonesia dalam bersaing di kancah otomotif internasional.
Business Solution Director PT Isuzu Astra Motor Indonesia, Rokky Irvayandi, menyampaikan rasa bangganya atas hasil tersebut.
“Pencapaian ini membanggakan bagi kami sekaligus menjadi bukti nyata komitmen Isuzu Indonesia dalam memberikan layanan after sales maksimal bagi seluruh Isuzu Partner di Tanah Air melalui mekanik yang handal dan berkompetensi global,” ujar Rokky.
Sementara itu, Rakhmad Bastian, salah satu wakil Isuzu Indonesia dalam kompetisi ini, mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung.
“Kami berterima kasih kepada seluruh pihak Isuzu Indonesia yang telah bekerja keras mempersiapkan kompetisi ini. Meskipun gagal mempertahankan posisi pertama seperti tahun lalu, kami tetap bangga dan bersyukur atas hasil yang diraih,” ujar Rakhmad.