Pembahasan seputar bisnis tentu tak lengkap tanpa mengulas truk sebagai salah satu inventaris penting yang mendukung kelancaran proses operasional. Meskipun sekilas terlihat sama, sebenarnya jenis truk sangat beragam karena dapat diklasifikasikan berdasarkan bentuk, ukuran, dan kegunaannya. Dua jenis truk yang paling sering digunakan untuk mengangkut barang adalah heavy duty dan light truck.
Penasaran dengan perbedaan signifikan heavy duty dan light truck serta fungsinya secara spesifik? Simak ulasan selengkapnya!
Light duty truck (yang lebih dikenal dengan sebutan light truck) adalah jenis truk yang bentuknya paling kecil dan bobotnya paling ringan dibandingkan medium dan heavy duty truck. Karakteristiknya sengaja dirancang untuk muatan berbobot ringan hingga sedang dengan total tidak melebihi 10 ton.
Salah satu rekomendasi light truck populer yang dilengkapi berbagai keunggulan adalah Isuzu GIGA FVR. Jenis truk Isuzu ini dibekali teknologi mesin Heavy Duty Common Rail serta Exhaust Gas Recirculation (EGR) dan Diesel Oxidation Catalyst (DOC) yang membuatnya menghasilkan emisi gas buang berstandar EURO4.
Kapasitas angkut maksimal Isuzu GIGA FVR berkisar di angka 16 ton karena ukuran cabin to end-nya mencapai 9,8 m pada varian tertentu. Ada berbagai keunggulan lainnya yang disertakan pada seri light truck Isuzu ini, antara lain transmisi 6 percepatan, teknologi Air Suspension Seat, slot USB charger, retractable seat belt, dan masih banyak lagi.
Heavy duty truck adalah jenis truk dengan bobot paling berat yang dirancang dengan mesin diesel untuk mengangkut total muatan mencapai 24 ton. Mesin dan sistem pengeremannya didesain dengan teknologi canggih supaya memiliki daya tahan yang memadai untuk membawa barang berbobot berat dalam perjalanan panjang.
Isuzu juga punya seri heavy duty truck yang siap jadi andalan, yaitu seri ELF NMR HD yang dirancang khusus untuk menghasilkan tenaga dan torsi lebih besar. Komponen chassis-nya memiliki ketebalan hingga 6 mm sehingga terbukti kuat mengangkut barang berbobot berat. Panjang wheelbase Isuzu ELF NMR HD dioptimalkan hingga 4,175 mm supaya efektif untuk kebutuhan perjalanan jarak jauh. Jadi, tak mengherankan bila truk 6 ban ini menjadi opsi terbaik untuk mendukung proses operasional bisnis.
Beberapa perbedaan light truck dan heavy duty truck yang patut dijadikan bahan pertimbangan ketika memilih adalah sebagai berikut:
Light truck memiliki ukuran yang lebih kecil dan lebih ramping dibandingkan heavy truck. Itulah sebabnya light truck lebih cocok bagi bisnis yang lokasinya tidak terletak di sekitar jalan raya atau berada di kompleks pergudangan yang areanya terbatas.
Sebaliknya, heavy duty truck berukuran ekstra besar sehingga membutuhkan lahan luas untuk parkir maupun bermanuver. Kapasitas muatan light truck maksimal hanya 10 ton, sedangkan kapasitas heavy duty truck bisa mencapai 24 ton.
Selain itu, kemampuan manuver light truck jauh lebih baik daripada heavy duty truck karena ukuran bodinya lebih kecil dan strukturnya didesain lebih sederhana.
Heavy duty truck didesain khusus dengan mesin tangguh, struktur kokoh, serta suspensi khusus untuk menahan beban berat. Sementara itu, mesin, struktur, dan suspensi light truck lebih sederhana karena tidak mengangkut beban seberat heavy duty truck.
Ukuran bodi yang lebih kecil juga membuat light truck lebih hemat bahan bakar dibandingkan heavy duty truck.
Light truck cocok digunakan untuk mengangkut barang dengan jangkauan dalam kota atau antar kota yang jaraknya tidak terlalu jauh. Sebaliknya, heavy duty truck lebih cocok untuk mengangkut barang dalam jarak jauh, misalnya antar provinsi bahkan antar pulau.
Berbagai barang berbobot ringan atau bervolume kecil seperti makanan minuman, produk retail, produk tekstil, dan perabot rumah tangga bisa diangkut dengan light truck. Sementara itu, heavy weight truck lebih tepat untuk mengangkut barang-barang berat seperti material konstruksi, hasil tambang, serta barang logistik dalam skala besar.
Suku cadang light truck lebih mudah ditemukan dan biaya perawatannya masih terjangkau. Sebaliknya, heavy duty truck membutuhkan suku cadang dan perawatan khusus agar performanya tetap optimal seiring dengan bertambahnya usia pakai truk tersebut.
Keputusan membeli truk tentu bukan sekadar tentang persiapan bujet. Isuzu Partner juga mesti memerhatikan beberapa hal krusial ini ketika hendak membeli inventaris bisnis tersebut:
Proses menentukan jenis truk sesuai kebutuhan bisnis sekarang tentu tak sulit lagi karena ada Isuzu yang siap jadi partner Anda. Beragam jenis truk keluaran Isuzu yang canggih dan futuristik siap mendukung operasional bisnis agar berlangsung lancar serta efisien!