29 Jun 2022
Sampai lupa, pemilik Giga tak khawatir saat Euro 4 ditetapkan
Share

Khawatir merupakan pertanda akan sebuah kepanikan. Lantaran sesuatu datang secara tiba-tiba yang berati kita tidak dalam kondisi siap, maka demikianlah reaksi yang muncul. Begitu pula yang terjadi ketika sebuah aturan baru ditetapkan manakala kita merasa baru mengenal hal tersebut. Misalnya saja, standar emisi Euro 4.

"Saya ingin mengingatkan bahwa mulai tanggal 12 April (2022) ada ketentuan bahwa mobil baru harus berstandar Euro 4," ujar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang dikutip Detik.com.

Ketika standar Euro 4 mulai ditetapkan di Indonesia, maka sejumlah perubahan "digaspol". Perubahan dilakukan demi memenuhi ambang batas level hidrokarbon (HC) yang diharuskan 0,46 gram/kWh dari sebelumnya (standar Euro 2) 1,1 gram/kWh, nitro oksida (Nox) 3,5 gram/kWh dari 7 gram/kWh, karbon monoksida (CO) 1,5 gram/kWh dari 4 gram/kWh, dan particulate matter (PM) 0,02 gram/kWh dari 0,15 gram/kWh.

Penetapan tentu akan segera beriringan dengan sanksi jika melanggar. Demi kondisi lingkungan yang lebih baik, hal ini diterapkan sehingga bersegeralah mereka yang belum melakukannya.

Namun, tidak demikian dengan pemilik Isuzu Giga. Truk ini sudah sejak 11 tahun lalu menggunakan mesin common rail yang secara spesifikasi sudah memenuhi standar Euro 4.

Tidak ada kekhawatiran ketika standar Euro 4 berlaku melalui surat yang diterbitkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan No S 786/MENLHK-PPKL/SET/PKL.3/5/2020 tertanggal 20 Mei 2020.

Contohnya adalah PT Mitra Karya Makmur. Perusahaan yang bergerak dalam bisnis pekerjaan pemindahan tanah, kontraktor umum, drainase, hingga infrastruktur jalan ini sudah berpikir panjang ke depan.

"Kami sebagai konsumen yang sudah lama menggunakan mesin common rail Isuzu tidak perlu khawatir menyambut kebijakan baru soal emisi gas buang Euro 4 nanti," tutur Djoko Handoko, pemilik PT Mitra Karya Makmur.

Barangkali jika tidak ditanya, para pemilik Isuzu Giga sampai lupa akan riuh rendah peralihan standar Euro 2 ke Euro 4. Layaknya sebuah investasi jangka panjang, sekali saja setelah berpikir jauh ke depan, maka pantang ambil pusing akan masalah yang sudah diperkirakan dan fokus saja pada usaha.



 
©Isuzu Astra Motor Indonesia, 2021 | Website Policy and Disclaimer