Archive for the ‘News’ Category

Isuzu Resmi Produksi Kendaraan Berstandar Emisi EURO 4 di Indonesia

Posted on: April 27th, 2022 by Isuzu Admin No Comments

Jakarta, Kamis 14 April 2022 – PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) menjadi produsen Commercial Vehicle/Kendaraan Niaga yang siap mengusung kebijakan EURO 4.

Bukan secara teknologi dan purna jual saja, tapi Isuzu Astra juga membuktikan komitmennya untuk memproduksi kendaraan bermesin diesel dengan standar emisi EURO 4 di Indonesia.

Proses seremoninya dilakukan di Isuzu Karawang Plant yang berada di Karawang, Jawa Barat pada Kamis 14 April 2022.

Turut hadir Jap Ernando Demily – President Director PT IAMI, –  Eisaku Akazawa  Vice President Director PT IAMI, Rodko Purba – Director PT IAMI, Hiroki Motohashi – Director PT IAMI, dan Seiji Matsuo – Director PT IAMI.

Dalam sambutannya, Jap Ernando Demily, President Director PT IAMI mengatakan perjalanan mengenai EURO 4 telah dimulai di Indonesia, secara produk hingga purna jual Isuzu Astra sudah sangat siap.

“Pengalaman selama 11 tahun dengan mesin common rail inilah yang menjadi kelebihan Isuzu dalam menghadapi momentum EURO 4  dan meraih kesuksesan untuk menjadi dominant player,” tutur Ernando yang menyampaikan speech nya secara virtual dari Jakarta.

Ernando pun mengatakan kesempatan ini tidak akan berpihak kepada Isuzu jika tidak dipersiapkan dengan baik, salah satunya dari aspek manufaktur. Oleh karena itu, Isuzu mengajak seluruh tim untuk senantiasa mendukung dan memberikan usaha yang terbaik dalam melakukan proses produksi unit Isuzu.

“Diharapkan optimism ini bisa mendorong kita untuk mencapai visi menjadi world class manufacturing based, di mana IKP harus menjadi yang terdepan dalam aspek kualitas, biaya, dan pengiriman, serta basis ekspor Isuzu grup,” ungkap Ernando.

Di Indonesia sendiri, EURO 4  baru diimplementasikan per April 2022 ini. Selama penerapan Euro 4, program lain yang ditetapkan pemerintah adalah Program Langit Biru (PLB), yaitu sebuah program yang mendorong masyarakat untuk menggunakan BBM ranah lingkungan dengan menyediakan harga khusus yang lebih terjangkau.

“Kedua upaya ini ditempuh demi mencapai target Net Zero Emission di Indonesia pada tahun 2060,” kata Ernando.

Makin Tenang, “Ketok Palu” untuk Solar Berstandar Mutu EURO 4

Posted on: April 27th, 2022 by Isuzu Admin No Comments

Alangkah menyenangkan bagi kita adalah ketika perbaikan demi perbaikan atas sebuah persoalan mulai terlihat secara bertahap.

Bicara mengenai ketentuan Euro 4 bagi kendaraan niaga, pemerintah melalui Pertamina di April 2022 ini menetapkan standar baru untuk bahan bakar Pertamina Dex menjadi Solar 51.

Apa artinya? Tentu hal ini menjadi sebuah pertanda kemajuan terhadap keselarasan teknologi yang ada, termasuk yang sudah diterapkan di Isuzu melalui mesin commonrail—sebagai sesuatu yang bukan lagi baru bagi Isuzu dan sudah sarat akan pengalaman lebih dari 10 tahun.

BBM Pertamina Dex jenis Solar 51 berkandungan sulfur 50 ppm setara Euro IV seperti diberitakan ditetapkan berlaku 1 April 2022 di seluruh SPBU di seluruh Indonesia.

Penerapan ini adalah tindak lanjut Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/3/2017 Tahun 2017 tanggal 7 April 2017 tentang Baku Mutu Emisi Gas Buang Kendaraan Tipe Baru Kategori M, Kategori N dan Kategori O, serta Surat Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor S-786/MENLHK-PPKL/SET/PKL-3/5/2020 tanggal 20 Mei 2020 hal Penundaan Penerapan Emisi Gas Buang Motor Diesel.

“Emisi gas buang kendaraan yang menggunakan BBM jenis ini tentunya akan lebih bersih, yang selanjutnya akan meningkatkan kualitas udara menjadi lebih bersih dan sehat dan secara nyata berkontribusi mendukung program transisi energi Indonesia,” ujar Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Tutuka Ariadji dikutip migas.esdm.go.id.

Sambil menuju pada tahap perbaikan berikutnya, bagaimana pun kondisinya, sejatinya Isuzu adaptif dan selalu siap dengan kondisi di lapangan. Memang, mesin diesel commonrail Isuzu adalah yang akan menikmati perbaikan-perbaikan ini.

Namun, manakala harus meneguk solar untuk level di bawahnya, Isuzu sudah memberikan panduan-panduan bagi para penggunanya—panduan-panduan semacam ini, pelatihan bagi mekanik hingga pengemudi, bahkan panduan lain adalah layanan spesial dari Isuzu.

“Mesin commonrail sebenarnya perawatannya umum saja. Rutin ganti filter-filter, termasuk filter bensin,” kata Instruktur Project Training Center PT Isuzu Astra Motor Indonesia, Thomas A Wijanarka, merujuk “one round check” yang merupakan bagian dari materi pelatihan spesial bagi pengemudi Isuzu.

One round check” adalah pemeriksaan satu keliling untuk memastikan truk siap digunakan. Selain pompa untuk bahan bakar tadi, maka tentu saja soal tekanan oli, analisis kebocoran-kebocoran, dan lainnya.

Sekali lagi, bagaimanapun kondisinya, sejatinya Isuzu adaptif dan selalu siap dengan kondisi di lapangan. Namun memang kita juga akan sama-sama menikmati perbaikan-perbaikan di masa mendatang berdasarkan keseriusan yang sudah mulai terlihat.

Bagi Isuzu, perbaikan-perbaikan tersebut bukan lagi soal hemat BBM, keawetan, hingga kemampuan daya maksimal yang selaras dengan regulasi. Kali ini, perbaikan tersebut juga menyentuh persoalan kondisi udara, yang sejatinya masuk ke paru-paru kita bersama.

Petaka Rem di Turunan dan Pertolongan ABS yang di Isuzu Giga

Posted on: April 27th, 2022 by Isuzu Admin No Comments

Tidak jarang kita mendengar kendaraan besar termasuk truk mengalami gagal rem, apalagi saat menghadapi jalan menurun. Kejadian terakhir yang viral adalah truk di Balikpapan pada Januari 2022 lalu.

Yang menarik adalah sejumlah suku cadang dalam sistem rem di truk tersebut sebenarnya baik-baik saja. Hal itu disampaikan oleh pihak Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) selaku lembaga yang melakukan investigasi.

“Kampasnya bagus, tidak ada kebocoran, bagus semua. Namun memang ada gap 2 mm antara kampas dan teromol,” ujar Achmad Wildan, Senior Investigator KNKT kepada sejumlah media massa.

Namun, kesalahan yang dilakukan oleh pengemudi antara lain adalah tidak menerapkan cara pengereman yang seharusnya dilakukan pada sebuah kendaraan dengan bobot tinggi, apalagi di jalan menurun.

Dengan sistem rem pada truk lama, maka selain usia part yang tidak lagi presisi, pengemudi perlu menyertakan penurunan gigi.

Untuk sebuah kendaraan besar, rem yang secara umum diandalkan adalah rem angin. Rem angin sendiri saat ini terbagi dalam tipe semi dan full-air brake.

Sistem semi-air brake masih mengandalkan kerja hidraulis, sementara full-air brake sudah sepenuhnya mengandalkan tekanan udara yang tersimpan di tangki khusus untuk mendorong piston rem.

Di Isuzu Giga untuk tipe tractor head yang memang ditujukan untuk menarik bobot hingga 45 ton, rem yang digunakan adalah full-air brake. Di luar itu, Giga kami juga disertai sistem ABS.

Sistem ABS atau anti-lock braking system memungkinkan rem tidak mengunci sehingga truk tergelincir saat berada di jalan licin. Rem akan bekerja secara bertahap dalam hitungan yang sangat cepat. Di turunan licin apalagi yang berujung tikungan, maka ABS akan sangat membantu dalam pengendalian.

Kombinasi full-air brake dan ABS ini tersedia di tractor head Giga GXZ 60 K ABS (N), Isuzu Giga GVZ 34 K HP ABS (N), dan Isuzu Giga GVR 34 J HP ABS (N).

Sambil memenuhi kebutuhan membawa beban banyak, tetapi juga patuh larangan over dimension and over load (ODOL) karena tractor head ber-trailer bisa membawa beban lebih banyak, dukungan rem yang lebih baik pun memuluskan pekerjaan yang berujung lancarnya bisnis.

TIPS PENGECEKAN REM

Rem kendaraanmu sudah oke?

Cek dulu sejumlah hal sebelum mulai jalan yah

  • Rutin ganti kampas rem
  • Cek minyak rem *jika bersistem hidraulis
  • Cek level angin rem
  • Cek kondisi booster, seal, dan piston rem
  • Uji rem sebelum truk beroperasi

“Travel Pakai Elf, Bentuknya Keren, Jarang Banget ke SPBU”

Posted on: April 27th, 2022 by Isuzu Admin No Comments

Dengan satu tipe kendaraan, sistem karoseri memungkinkan sebuah Isuzu menjadi sebuah kendaraan untuk kebutuhan tertentu. Tak ayal, sebut saja Isuzu Elf, yang sudah punya catatan panjang untuk menjadi sebuah kendaraan angkut penumpang.

Bahkan sejumlah orang kemudian menjadi fans bagi kendaraan-kendaraan niaga Isuzu, sepertinya halnya terhadap Isuzu Elf mikrobus.

“Saya kalau lihat Elf mikrobus tuh gimana yah, kelihatannya itu keren banget. Apalagi kalau buatan karoseri tertentu. Bisa lurus, mulus. Pas banget sama bagian depannya,” ujar Muksin, salah satu pengguna mikrobus Isuzu Elf.

Bentuk Elf generasi terbaru dengan bodi hexapod dan bagian depan rata bukan hanya memungkinkan pandangan lebih luas, tetapi juga—seperti digambarkan Muksin—sinkron ketika menjadi sebuah mikrobus untuk kebutuhan travel.

Ia sendiri adalah pengguna lama Isuzu Elf dengan rute Jakarta-Pemalang. Berdasarkan pengalamannya, Elf-Elf yang kerap ia gunakan adalah mobil yang bukan hanya manis secara tampilan tetapi juga jarang masuk ke stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

“Wah kalau soal irit sih sudah terkenal yah. Terbilang jaranglah masuk SPBU. Mungkin kalau mikrobus lain masuk 3-4 kali, Isuzu Elf mungkin 2 kali,” kata warga Bantarbolang ini.

Bicara Isuzu Elf generasi terbaru, ia didukung mesin 4JB1-TC dengan tenaga 100 PS untuk tipe Isuzu Elf NLR 55, dan 4HG1-T dengan tenaga 125 PS untuk tipe Isuzu Elf NLR 71.

Salah satu hal yang memungkinkan penggunaan solar lebih rendah dibanding kendaraan sejenisnya adalah dukungan gear ratio.

Putaran mesin atau RPM-nya tertata rendah dengan penggunaan gear ratio besar di atas 5.000 untuk menangani tarikan awal. Hasilnya, mesin tidak harus sebegitu dipacu saat start.

Efisiensi BBM pun dimungkinkan apalagi jika mengangkut hingga 20 orang seperti di ELF NLR Microbus tipe NLR 55 B Lx dan NLR 71 BL dengan panjang bodi 6,17 meter. Maka tidak heran jika keunggulan-keunggulan ini mengusung nama Elf yang sampai-sampai menjadikannya memiliki fans seperti halnya Muksin.

Turbo Isuzu Traga, Suguhan Sensasi yang Membuatnya Susah Disalip

Posted on: April 27th, 2022 by Isuzu Admin No Comments

Raungan mesin dengan turbocharger sulit ditampik akan memberikan sensasi tersendiri saat kita berakselerasi. Isuzu sudah berpengalaman akan hal itu dan menjadikan kenikmatan bagi mereka yang pernah mengecap sejarah turbocharger pada Panther.

Tak ubahnya dengan Traga. Mesin 4JA1-L Diesel Direct Injection Turbocharger berkapasitas 2.500cc diset ulang pada pikap satu ini dan menjadi 4JA1-CR Direct Injection Common Rail Injection Waste Gate Turbocharger. Selain rendah emisi karena memenuhi standar Euro 4, mesin tersebut juga menjadikannya sigap saat dibutuhkan.

Dibutuhkan untuk apa? Tentu di mata pengusaha, kendaraan yang dibutuhkan adalah yang irit dan cepat sampai tujuan. Aspek-aspek itulah yang diusahakan agar mencapai satu level yang lebih baik lagi. Bahkan ia juga jadi yang terbesar di kelasnya. Jadi, terbesar di kelas pikap, Traga lebih bertenaga tetapi efisien secara BBM dan secara bersamaan juga ramah lingkungan.

“Misalnya merek lain berhenti dua-tiga kali (isi solar), kalau ini cuma dua kali. Iritnya beda sekali,” kata Dwi, seorang pengemudi Traga.

Berdaya muat di atas rata-rata dengan ukuran bak 2,8 m x 1,6 m atau lebih besar lagi pada penggunaan boks, Isuzu Traga dengan turbocharger-nya melimpah secara torsi.

Hitungannya kira-kira 191 Nm lebih, yang bahkan cukup didapatkan pada putaran mesin 1.800 – 2.400 rpm.

Coba bandingkan spesifikasi tersebut pada kendaraan sekelasnya yang torsinya 130-an Nm dan baru didapat di 2.500 rpm. Traga pun karenanya berada di atasnya.

Pengusaha dalam hal ini lebih dimudahkan saat mengharapkan para pengemudi mencapai target waktu tertentu. Di sisi pengemudi, mereka terpancing akan target tersebut dengan adanya sensasi turbocharger ini.

“Kebahagiaan di tempat kerja datang ketika (salah satunya) pekerja senang melakukan tugas yang diberikan,” demikian menurut psikolog Madhuleena Roy Chowdhury dalam “Happiness at Work: 10 Tips for How to be Happy at Work” di positivepsychology.com.

Bersama dengan Traga sebagai alat kerja yang sigap kala memenuhi target waktu, seiring efisiensi BBM dan daya muat yang standarnya sudah besar, perlu diketahui pula bahwa ia juga sudah dilengkapi dengan sistem suspensi depan double wishbone layaknya mobil sport. Sekali lagi, pada tujuannya, Isuzu ingin mencapai level baru, yang dalam hal ini adalah melalui Traga. Efeknya, ritase terpenuhi, keuntungan pun makin tinggi.

Selonjor di Truk Elf Rute Jakarta-Riau, Lelah Pun Terpangkas

Posted on: April 27th, 2022 by Isuzu Admin No Comments
Sedari awal Isuzu menerapkan bentuk bodi truk hexapod Elf NMR 71 di tahun 2016, itu adalah sebuah upgrade atau peningkatan. Sebab, Isuzu mempertimbangkan kebutuhan ruang kemudi karena bagaimana pun bagian tersebut punya kans besar untuk digunakan dalam sebuah perjalanan jarak jauh.

Rupanya, salah satu pengemudi dengan rute jarak jauh bernama Anto yang kemudian merasakannya langsung. Sebagai salah satu pengemudi di jasa layanan truk gendong Captain Towing, di bilangan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, ia mengaku kerap bepergian antar-pulau dengan Elf NMR.

“Biasa saya dari Sumatera, lalu Jakarta dulu untuk istirahat,” buka Anto di samping Elf andalannya yang sudah berkaroseri siap angkut kendaraan tersebut.

Wilayah Sumatera yang ia maksud adalah Riau. Jakarta-Riau terbentang dengan rute utama Jalur Lintas Sumatera yang jika dihitung maka akan lebih dari 1.200 km.

Andaikan nonstop, ia dan rekannya butuh setidaknya 25 jam perjalanan secara total, yang artinya sehari perjalanan tanpa istirahat. Karena itulah, sistem kerjanya berangkat dengan pengemudi tandem.

“Jadi berdua, tandem. Kalau yang satu nyetir, yang satu ya tidur. Kabinnya lega, rasanya nyaman,” kata Anto.

Salah satu pengemudi tandem yang tidur tersebut menurutnya bisa memanjangkan kaki. Dengan kabin yang kompak, posisi itu dimungkinkan dengan mengarahkan kaki ke samping.

“Selonjoran, jadinya enak,” kata pria yang setelah istirahat di Jakarta akan melanjutkan tugasnya lagi ke arah Yogyakarta itu.

Pemanfaatan ruang hexapod selain mendukung aerodinamika yang meminimalkan hambat angin—dan memaksimalkan efisiensi BBM—juga dimaksimalkan secara ukuran.

Perbedaannya bisa dibilang sekitar 200 mm lebih. Sebab, jika truk sejenis punya lebar 1.750 mm, maka Isuzu ELF NMR setidaknya 1.990 mm atau bahkan lebih.

Dengan ruang yang memungkinkan untuk istirahat bagi pengemudi tandem, maka lelah bisa dipangkas demi keselamatan dan gol-nya orderan.

 

Isuzu Giga Common Rail, Andalan Kontraktor di Kawasan Metropolitan Era Euro4

Posted on: March 22nd, 2022 by Isuzu Admin No Comments

Perkotaan, metropolitan, tentu kerap menjadi percontohan atau acuan penerapan sebuah aturan. Di sini, semua mata menyorot akan berjalannya sebuah regulasi–yang sekiranya baru saja diterapkan.

Salah satunya regulasi Euro4 pada kendaraan bermesin diesel yang akan berlaku bulan April 2022 sesuai dengan surat Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan No S 786/MENLHK-PPKL/SET/PKL.3/5/2020.

Yang perlu menjadi perhatian kemudian adalah penetapan Euro4 di balik peran truk. Sebab truk termasuk yang berdaya angkut ton besar adalah sasaran pertama penerapan regulasi emisi Euro 4.

Di sisi lain, kami melihat bagaimana truk dengan muatan besar berperan tidak hanya di daerah-daerah, tetapi juga perkotaan. Tentu salah satu alasannya, daya angkut yang besar mempercepat pembangunan.

Isuzu yang merupakan salah satu merek kendaraan niaga bermesin diesel akan menghadapi regulasi ini, di tengah kebutuhannya dalam pembangunan di perkotaan. Untuk mencapai emisi gas buang berstandar Euro4, mesin yang digunakan tentu berbeda dengan mesin konvensional. Mesin yang digunakan ke depannya adalah mesin common rail.

Menariknya, sejak tahun 2011 kami sudah menerapkan mesin common rail pada Isuzu Giga. Artinya, bahkan sebelum penetapan Euro4 di Indonesia, kami sudah berpengalaman lebih dari 10 tahun menggunakan mesin common rail, bukan hanya dari sisi produk, tetapi juga pengalaman after sales dan mekanik kami.

Isuzu Giga sendiri kami hadirkan dengan berbagai macam varian yang sesuai dengan kebutuhan para pengusaha jasa angkut—dan lantas menjadi andalan para kontraktor.

Hemat dan aspek pendukung kuatnya mengangkut beban adalah dua di antaranya. Kunci rahasia kekuatan mengangkut beban pada Giga bisa dilihat antara lain pada gear ratio.

“Ya (seputar) kebutuhan bawa beban. Saya lihat spesifikasi, engine output, gear ratio-nya bagaimana,” ujar Alfonsus Prasetyo Utomo, principal owner kontraktor PT Karyamitra Tata Bersama.

PT Karyamitra Tata Bersama kemudian mencoba 2 unit untuk operasional sekitar Ibu Kota, dan barulah kemudian memutuskan untuk membeli 40 unit dan menjadi andalan untuk wilayah metropolitan dan sekitarnya.

Dengan gear ratio yang tertata, maka tarikan untuk membawa beban dengan hitungan ton besar menjadi mulus pantang kewalahan. Selain itu, sistem mekanis truk menjadi lebih awet.

Lalu soal hemat, tentu hal tersebut menjadi poin penting sebuah mesin diesel common rail. Semburan bertekanan tinggi dan terarah dengan perhitungan terkomputerisasi membuat Isuzu semakin irit bahan bakar, sesuai dengan DNA Isuzu yang terkenal irit bahan bakar.

Dengan demikian, bisa dikatakan, lebih tenang-lah mereka yang sudah memakai Isuzu Giga dalam operasionalnya di kawasan perkotaan–di tempat penerapan Euro4 akan menjadi acuan.

Horor Suku Cadang Era Euro4, Isuzu Bahkan Sudah Bikin Depo Per Wilayah

Posted on: March 22nd, 2022 by Isuzu Admin No Comments

Penetapan standar Euro4 kendaraan niaga sudah sebegitu dekatnya. Hal tersebut akan berlaku bulan April 2022 sesuai surat Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan No S 786/MENLHK-PPKL/SET/PKL.3/5/2020.

Alhasil seperti gas pol, bahkan horor, teknologi commonrail tetiba diterapkan di sana-sini. Nah, bagaimana dengan kesiapan teknologinya? Bagaimana suku cadangnya?

Bagi kami di Isuzu, teknologi commonrail sudah kami terapkan sejak tahun 2021 lalu di Isuzu GIGA dan berlanjut di Isuzu Elf pada tahun 2018, dan Isuzu Traga pada unit export di tahun 2019.

Yang perlu juga kami garis bawahi di sini adalah aftersales, tepatnya bagaimana kami sudah membangun jaringan berdasarkan kesiapan akan pengalaman kami untuk teknologi tersebut, yang sesuai dengan standar Euro4.

Untuk diketahui, karena standar Euro4 diterapkan, bukan hanya sejumlah daftar emisi yang mesti ditekan. Pada standar Euro4, ambang level hidrokarbon (HC) harus 0,46 gram/kWh, nitro oksida (Nox) 3,5 gram/kWh, karbon monoksida (CO) 1,5 gram/kWh, dan particulate matter (PM) 0,02 gram/kWh.

Level tersebut ditekan jika dibandingkan standar sebelumnya yang setara Euro2, yakni hidrokarbon (HC) 1,1 gram/kWh, lalu nitro oksida (Nox) 7 gram/kWh, karbon monoksida (CO) 4 gram/kWh, dan particulate matter (PM) 0,15 gram/kWh.

Otomatis kemudian diperlukan dukungan part untuk bisa menjadikan gas buang di kendaraan niaga memenuhi standar itu. Di Isuzu sendiri tentu di dalamnya ada mesin commonrail tadi.  Keberadaannya pun disertai ECU begitu pula sensor-sensor. Kemudian ada Exhaust Gas Recirculation (EGR) dan Diesel Oxidation Catalyst (DOC).

Seiring hal itu, kami ingin agar bukan hanya ketersediaan part termasuk part Euro4 ini di Jawa yang terjaga, tetapi juga di pulau-pulau lainnya.

Di sinilah kami kemudian menerapkan depo agar part sudah disediakan di wilayah yang lebih terjangkau lagi.

Parts Depo itu kami hadirkan di Medan, Pekanbaru, Palembang, Lampung, Semarang, Surabaya, Makassar, dan Manado. Dari depo ini, maka kami memperhitungkan part-part lebih lekas tersedia dibandingkan dari pusat langsung ke kota tujuan.

Pada intinya, kami dengan pengalaman selama ini dan jaringan aftersales yang luas berharap bisa mempermudah laju usaha rekan sekalian termasuk dalam menghadapi peralihan ke standar emisi Euro4.

Isuzu Traga Blind Van siap Euro4, Wara-Wiri Antar Paket Sambil Selamatkan Lingkungan

Posted on: March 22nd, 2022 by Isuzu Admin No Comments

Wara-wirinya mobil pengantar paket kami lihat menjadi bukti nyata meningkatnya bidang jasa pengiriman di Indonesia. Termasuk juga blind van untuk kendaraan kelas pick up medium, yang sudah kami hadirkan lewat Isuzu Traga.

Meningkatnya tidak tanggung-tanggung, sejumlah jasa seperti J&T yang juga bermitra dengan Isuzu sudah menunjukkan perolehan dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya, bahkan dengan catatan pengiriman sudah diklaim di atas 1 juta paket per hari.

Meledaknya belanja online melalui e-commerce sebagai bentuk budaya era pandemi membuat tingginya permintaan jasa pengiriman barang, sehingga kebutuhan kendaraan niaga pun meningkat, khususnya di sektor industri ini. Dengan demikian, perannya menjadi semakin besar.

Kendaraan niaga, khususnya yang bermesin diesel merupakan salah satu populasi yang cukup besar di jalan, sehingga polusi dari emisi gas buang ini menjadi salah satu penyebab pencemaran udara. Oleh sebab itu, pemerintah berkomitmen untuk mulai menerapkan standar emisi Euro4 pada kendaraan diesel. Regulasi Euro4 pada kendaraan diesel ini rencana akan berlaku bulan April 2022 sesuai dengan surat Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan No S 786/MENLHK-PPKL/SET/PKL.3/5/2020.

Untuk mencapai emisi gas buang berstandar Euro4, diperlukan pembakaran bahan bakar yang lebih baik, yang tentunya perlu ada pembaharuan dari mesin yang biasanya menggunakan mesin konvensional, menjadi mesin dengan teknologi common rail. Mesin dengan teknologi common rail ini diatur oleh komputer, sehingga menghasilkan emisi gas buang sesuai dengan standar Euro4.

Mesin common rail ini bukan hal baru bagi Isuzu, karena Isuzu Giga sendiri sudah menggunakan mesin common rail sejak tahun 2011, artinya Isuzu memiliki pengalaman pada mesin common rail sudah lebih dari 10 tahun. Bukan hanya dari sisi produk, tetapi juga layanan after sales nya, mulai dari spare parts, hingga pengalaman mekanik dalam menangani mesin common rail.

Di Isuzu Elf, kami sudah mempunyai Isuzu Elf NMR 81 yang juga sama-sama menggunakan mesin common rail sejak tahun 2018. Lalu pada Isuzu Traga, kami sudah produksi dengan mesin berstandar Euro4 dan diekspor dengan nama Traviz ke Filipina pada tahun 2019 dan dilanjurkan ekspor ke beberapa negara lainnya. Oleh karena itu, Isuzu Traga pun sudah siap dengan standar Euro4, begitu pula dengan Isuzu Traga Blind Van.

Ke depannya, Isuzu Traga Blind Van dengan standar Euro4 akan lebih irit bahan bakar, ramah lingkungan, dengan muatan yang besar akan memaksimalkan keuntungan bisnis para pengusaha. Dari belakang area kursi depan hingga balik tutup pintu tersedia ruang sepanjang 2.800 mm, lebar 1.520 mm, dan tinggi 1.200 mm. Daya muat totalnya mencapai 5,2 meter kubik–plus akses pintu samping selebar 1 meter.

Demi mengubah level hidrokarbon (HC) dari 1,1 gram/kWh ke 0,46 gram/kWh, nitro oksida (Nox) 7 gram/kWh ke 3,5 gram/kWh, karbon monoksida (CO) 4 gram/kWh ke 1,5 gram/kWh, dan particulate matter (PM) 0,15 gram/kWh ke 0,02 gram/kWh sesuai perubahan standar Euro 2 ke Euro 4, maka Isuzu Traga yang jamak di jalanan pun tetap wara-wiri dengan tenang; tanpa khawatir sanksi regulasi sambil ikut menyelamatkan udara yang kita hirup sama-sama ini.

PT Kiat Ananda Cold Storage Puas dengan Pelayanan Isuzu

Posted on: March 22nd, 2022 by Isuzu Admin No Comments

Jakarta – Banyak perusahaan logistik merasa puas dengan layanan penjualan dan purna jual dari Isuzu. Secara unit juga berkualitas dan tidak pernah mengalami masalah yang berat sehingga bisnis perusahaan tetap berjalan lancar.

Managing Director PT Kiat Ananda Cold Storage, Otto Iskandar, mengatakan, sejauh ini after sales service Isuzu cukup bagus, dan juga operasional kendaraannya efisien sehingga membantu perkembangan bisnis perusahaan menjadi semakin optimal.

“Ketika ada masalah langsung ditangani dengan baik oleh dealer, dan juga mekanik-mekaniknya handal dalam menangani masalah,” kata Otto.

Menurutnya, rencana tahun ini akan menambah unit kurang lebih 60 unit Isuzu Giga untuk mendukung bisnis perusahaan.

Tentunya semua unit tersebut sudah berstandar emisi Euro 4, karena perusahaan juga sangat mendukung kebijakan pemerintah terkait aturan Euro4 yang akan dimulai 7 April 2022.

“Karena kita mendukung program pemerintah, karena dengan aturan ini akan membuat lingkungan menjadi lebih baik. Sebagai pelaku usaha harus bisa mendukung pemerintah, tidak bisa sendiri, tapi komitmen semua pemangku kepentingan harus bersama-sama agar berjalan dengan lancar,” tuturnya.

Dia juga berharap dengan aturan Euro4 pada mesin diesel, akan membantu pergerakan usaha perusahaannya menjadi lebih baik lagi. Apalagi Isuzu sudah sangat berpengalaman menggunakan mesin common rail.

“Kami sudah sangat percaya kepada Isuzu, dan dengan Euro4 ini kami rasa akan sangat siap dari semua sektor,” ungkap Otto.

 
©Isuzu Astra Motor Indonesia, 2021 | Website Policy and Disclaimer