Archive for the ‘News’ Category

Isuzu Karawang Plant Resmi Produksi Dengan 2 Shift

Posted on: August 31st, 2021 by Isuzu Admin No Comments

Karawang, 18 Agustus 2021 di Isuzu Karawang Plant atau IKP resmi melaksanakan produksi dengan 2 shift. Hal ini dilakukan untuk memenuhi kuota produksi yang semakin meningkat meskipun di tengah pandemi Covid-19. Acara yang dilakasanakan secara hybrid ini diresmikan langsung oleh Mr. Eisaku Akazawa selaku president director PT IAMI dan Bapak Jap Ernando demily, vice president director PT IAMI.

Kegiatan ini merupakan milestone baru bagi Isuzu Indonesia untuk mencapai visinya menjadi pemain dominan di segment yang dilayani dan menjadi manufaktur kelas Dunia di Isuzu group. Selain itu dengan melaksanakan 2 shift produksi berarti Isuzu sejalan dengan kebijakan pemerintah terkait pembatasan pekerja untuk menghindari penyebaran virus Covid-19.

Di wilayah pabrik seluas 30 hektar dan dengan dilaksanakannya produksi dengan 2 shift, maka Isuzu Karawang Plant bisa mencapai kapasitas produksi 52.000 unit/ tahun dari kapasitas maksimalnya di angka 80.000 unit per tahun. “Saya bangga dengan capaian ini, ini adalah hasil kerja keras seluruh IAMI people, terutama rekan rekan di Isuzu Karawang Plant” ujar Ernando Demily dalam sambutannya.

Ini Dia Pemenang Isuzu Skill Competition 2021

Posted on: June 29th, 2021 by Isuzu Admin No Comments

Jakarta, Selasa 22 Juni 2021 – PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) kembali menggelar Isuzu Skill Competition yang digelar bagi para pemain After Sales Service Isuzu di seluruh Indonesia. Kompetisi yang digelar untuk ke-23 ini berlangsung secara virtual dengan nama Isuzu Skills e-Competition 2021.

 

Jenis kompetisi yang diselenggarakan pada event ISC tahun ini adalah Kompetisi Mekanik, Kompetisi Partman, Kompetisi Field Advisor dan Kompetisi Workshop Head, dan yang terbaru adalah Video Competition dengan tema “CV Mindset Implementation”.

 

Jap Ernando Demily, Vice President Director PT IAMI menjelaskan, bahwa IAMI sangat menyadari bahwa peran aftersales begitu penting dalam bisnis kendaraan komersial, maka IAMI akan menjadikan aftersales salah satu pilar utama dalam company strategic road map.

 

Oleh karena itu, IAMI ingin mengajak seluruh rekanan dealer untuk memprioritaskan aftersales. Melalui kegiatan ini, diharapkan bisa menjadi lebih baik lagi pelayanan kepada pelanggan.

 

“Kami mengucapkan selamat kepada seluruh pemenang tahun ini. Ini merupakan pencapaian yang luar biasa dan akan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan layanan aftersales Isuzu kepada seluruh pelanggan Isuzu,” ungkap Ernando.

 

Khusus untuk ‘Kompetisi Mekanik’, pemenang tingkat Nasional (7 Besar) akan di seleksi untuk menjadi wakil peserta dari Indonesia ke ajang kompetisi Teknisi tingkat dunia yaitu : The Isuzu World Technical e-Competition (I-1 GRAND PRIX)  yang diselenggarakan secara virtual juga.

 

 

Berikut daftar pemenang Isuzu Skill Competition 2021:

 

Mekanik:

 

  1. Astra Isuzu Jawa Timur – Dekad Saputra

 

  1. Zirang Isuzu – Bagus Aprilio

 

  1. Astra Isuzu Jawa Tengah – Muh Syabang Gofar

 

 

Partman:

 

  1. Astra Isuzu Sumbagut – Muhammad Manda

 

  1. Astra Isuzu IBT – Rendra Suryatna

 

  1. Astra Isuzu Jawa Tengah – Jumadi

 

Field Advisor :

 

  1. Zhirang Isuzu – Chorulanam

 

  1. Astra Isuzu Jawa Tengah – Fajar Andrianto

 

  1. Astra Isuzu Jawa Barat – Maman Suranto

 

Workshop Head

 

  1. Astra Isuzu Jawa Timur – Hariyadi

 

  1. Astra Isuzu Jawa Barat – Mk Husain

 

  1. Astra Isuzu IBT – Syamsul Bahri

Sudut Pandang Isuzu Melihat Kebijakan Euro 4 di Indonesia

Posted on: June 11th, 2021 by Isuzu Admin No Comments

Jakarta – Penerapan standar emisi Euro IV pada kendaraan mesin diesel akan dimulai pada tahun 2022. Aturan tersebut sudah tercantum pada surat yang diterbitkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan No S 786/MENLHK-PPKL/SET/PKL.3/5/2020 tertanggal 20 Mei 2020.

 

Bahkan anjuran untuk beralih ke Euro IV itu sendiri sudah tertuang didalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/3/2017.

 

PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) sebagai produsen otomotif di Tanah Air, melihat kebijakan itu sangat baik jika sudah diterapkan, terutama untuk industri otomotif dan tentunya lingkungan di Indonesia.

 

Tonton Eko, General Manager Product Development PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) menuturkan, bahwa, bicara kesiapan pelaku industri, tentunya PT Isuzu Astra Motor Indonesia menyatakan siap.

 

“Kesiapan ini kami breakdown dalam 3 kategori, yaitu produk, layanan aftersales yaitu service dan spareparts, dan fasilitas pendukung seperti karoseri dan leasing partner. Perubahan landscape bisnis dengan penerapan EURO IV akan berpengaruh besar pada industry secara keseluruhan,” ungkap Tonton.

 

Tonton menjelaskan, dari sudut pandang produk tentunya Isuzu telah lebih dulu membawa teknologi commonrail di Indonesia sejak tahun 2011 pada truk Isuzu Giga, dan pada tahun 2018 pada truk Isuzu Elf NMR81. Teknologi Commonrail adalah teknologi yang nantinya akan digunakan pada saat implemantasi kebijakan EURO IV pada April 2022.

 

Menurut dia, karena teknologi commonrail sudah dibawa sejak tahun 2011 itu, maka kesiapan dari aftersales juga sudah tidak bisa diragukan lagi, karena terbukti sudah melahirkan banyak sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni atau siap bersaing ketika aturan standar emisi Euro IV sudah diterapkan.

 

“Saat ini sudah memiliki 139 unit Bengkel Isuzu Berjalan (BIB), 2.403 partshop, dan 45 Bengkel Mitra Isuzu (BMI),” jelas Tonton.

Program CSR, Isuzu Bagikan Kebahagiaan pada Driver di Bulan Ramadhan

Posted on: June 11th, 2021 by Isuzu Admin No Comments

Jakarta – PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) berbagi kebahagian di bulan Ramadhan 1442 H, dengan membagikan ratusan hampers kepada para sopir dari beberapa perusahaan yang menjadi customer setia Isuzu selama ini.

 

Dalam kesempatan kali ini, IAMI menyumbangkan sebanyak 400 pack ke 400 driver dari beberapa perusahaan yang menjadi customer setia Isuzu. Sebagai partner Isuzu ingin menujukkan simpati kepada para driver sebagai bentuk kepedulian Isuzu ditengah kondisi covid yang belum kunjung mereda.

 

Menurut Coki, Fleet Departemen Head PT IAMI menyatakan bahwa acara ini adalah bentuk kepedulian Isuzu secara nyata kepada para driver. Sebab, roda ekonomi Indonesia juga membutuhkan peranan penting para driver.

 

Sedikit bingkisan dari Isuzu diharapkan bisa membawa kebagiaan untuk driver dan keluarganya,” ungkap Coki di Jakarta.

 

Isuzu sendiri secara langsung mengatarkan paket kebahagiaan tersebut secara bertahap dalam beberapa kloter. Harapannya kegiatan ini bisa meringkankan dan membatu para driver agar tetap semangat memberikan kontribusi terbaiknya bagi keluarga, perusahaan, dan negara.

 

“Menurut para driver mereka berterima kasih sama karena peduli kepada para driver. Biasanya brand hanya peduli dengan para pemilik usaha saja,” ujar Coki.

 

 

Ketika CSR Isuzu Membidik Masa Emas Generasi Mendatang

Posted on: March 24th, 2021 by Isuzu Admin No Comments

Dalam turut berperan pada kemajuan negeri ini, kami tidak hanya terus berusaha untuk menyuguhkan produk kendaraan niaga yang sesesuai mungkin dengan kebutuhan di masyarakat.

 

Hal ini tentu berkaitan dengan teknologi canggih yang menguntungkan hingga kebutuhan-kebutuhan terpenuhi dengan biaya operasional yang sedemikian efisien.

 

Seiring hal itu, kami juga menyadari bahwa kemajuan negeri ini turut ditunjang oleh generasi-generasi yang mumpuni. Tentu saja hal tersebut tidak terlepas dari faktor kesehatan generasi itu sendiri.

 

“Kesehatan merupakan fokus utama pemerintah di masa pandemi seperti sekarang ini. Masa kehamilan, usia dua tahun pertama, itu penting (masa emas) supaya Indonesia ke depannya bisa memiliki generasi ke depan yang lebih baik,” ujar Ernando Demily, Presiden Direktur PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI).

 

Manakala kami akrab dengan kemajuan teknologi, dan kebutuhan pemenuhan kesehatan perlu didukung hal yang sama, maka kami pun bersepakat dalam pemenuhan kebutuhan 100 timbangan digital.

 

Dalam program Corporate Social Responsibility (CSR), kami bekerja sama dengan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) TP-PKK Pusat Kementeriam Dalam Negeri (Kemendagri).

 

Kegitan CSR Isuzu ini sejalan dengan program CSR Astra International yang terdiri dari 4 pilar, yakni Pendidikan, Kesehatan, UMKM, dan Lingkungan. Di sisi lain, TP-PKK Pusat Kementeriam Dalam Negeri memiliki program memberikan alat timbang untuk posyandu di seluruh wilayah Indonesia.

 

Kali ini, sebanyak 100 unit timbangan digital diberikan kepada posyandu-posyandu di wilayah Indonesia bagian Timur.

 

Mengapa terpikir akan timbangan digital? Hal ini tidak terlepas dari kebutuhan akan kepastian bobot tubuh yang sehat bagi generasi mendatang demi menghindari problem stunting.

 

“Masalah stunting dan pandemi adalah prioritas kali ini. Tantangan ini harus dari semua lini yang bergerak, termasuk PKK ini,” ujar Ketua Umum TP PKK Pusat Tri Tito Karnavian.

 

Hadir di tempat sama, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menjelaskan bahwa donasi berupa alat timbang untuk bayi dan balita ini begitu bermanfaat karena di sejumlah daerah banyak yang membutuhkannya.

 

Dalam kegiatan ini, Isuzu turut membantu dan akan langsung menyalurkannya kepada posyandu-posyandu di daerah yang membutuhkan.

 

“Kami mengucapkan terima kasih. Kami harapkan juga generasi penerus kita tumbuh dengan kuat, sehat, dan bisa membawa Indonesia menjadi lebih baik lagi ke depannya,” ujar Tito.

 

Peran ibu-ibu PKK di sini, seperti disampaikan Mendagri, begitu penting. Sebab, mereka menjadi akselerator peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang dimulai dari lingkup pertama, yaitu keluarga.

 

“Ibu-ibu yang akan berperan, terutama dalam hal kesehatan di lingkungan keluarga. Ibu PKK di sini juga akan membantu menyalurkan kebutuhan bagi masyarakat yang membutuhkan,” ucap Tito.

 

Penyerahan timbangan ini sendiri tidak terlepas dari peringatan Hari Kesatuan Gerakan (HKG) PKK yang lahir pada tanggal 4 Maret 1972, dan Peringatan HKG PKK Ke-49 Tahun 2021.

 

Seiring hal itu, Isuzu sendiri juga memiliki kegiatan CSR bertema “Isuzu Health Partner”. Salah satu kegiatannya adalah membangun dan mengembangkan sarana dan prasarana posyandu.

 

Program ini digulirkan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di lingkungan bisnis Isuzu, dengan menggandeng beberapa posyandu dan pemangku kepentingan lainnya.

 

 

 

“Uang Jalan Masih Sisa, Lumayan Buat Beli Baju”

Posted on: March 16th, 2021 by Isuzu Admin No Comments

Dalam sekali jalan, kami melihat bagaimana sebuah truk membutuhkan bermacam komponen biaya operasional. Salah satunya adalah uang jalan untuk pengemudi.

 

Uang solar, uang tol, hingga kebutuhan pengemudi termasuk makan dan minum karena perjalanan yang lama dan jauh menjadi bagian pecahan dari komponen uang jalan tersebut.

 

Begitu pula yang didapatkan Yudhafri. Pria yang tinggal di wilayah Jakarta Utara ini bekerja antar mengantar perbekalan di sebuah perusahaan Jerman.

 

“Dikasih uang jalan pulang pergi kalau lagi bawa truk engkel (empat roda) sekitar Rp 800.000. Itu solar, tol, sudah semua,” akunya.

 

Memulai perjalanan pagi, dia biasanya akan sampai di tempat tujuan sekitar sore hari. Yudhafri memang mengaku gas terus. “Josss terus” kalau dalam bahasanya.

 

Perusahaannya sendiri menyediakan bermacam truk. Ia sendiri lebih sering menggunakan truk ringan empat roda, dan Isuzu Elf menjadi andalannya.

 

Kesan menyenangkan yang selalu dia ingat saat dapat giliran mengendarai Isuzu Elf adalah hemat. Uang jalannya jadi tersisa, usai pulang mengantar barang, yang antara lain merupakan obat-obatan.

 

“Isuzu irit bener itu. Kan ada semboyannya tuh, ‘Isuzu rajanya diesel’,” kata dia lalu terkekeh karena ingat kalimat iklan Isuzu Elf di TV dan sejumlah media massa lainnya.

 

“Josss terus” dalam prinsipnya adalah jalan terus pergi pulang dalam satu hari dan tidak buang waktu, tetapi tidak terburu-buru. Dia mengaku merupakan tipe pengemudi yang santai saja saat mengemudikan truk.

 

Di sisi lain, uang jalan yang disediakan perusahaan masih mungkin untuk membuatnya berhemat. Ditambah lagi truk Isuzu—termasuk Elf—adalah jajaran truk yang efisien dalam hal konsumsi bahan bakar solar.

 

“Hemat-hematnya Rp 250.000-Rp 300.000. Ini uang jalan di luar gaji ya. Lumayan buat dibawa pulang,” akunya.

 

Nominal yang bisa ia kantongi tersebut sebenarnya juga didukung dari hematnya bahan bakar Elf. Menurut perhitungannya, setidaknya perjalanan sehari pergi-pulang ke luar kota masih membuatnya bisa berhemat bahan bakar. 

 

“Kalau Isuzu PP paling bolak-balik Rp 400.000 untuk engkel empat roda. Ini solar doang di luar tol. Kalau lainnya solar Rp 500.000 lah. Masih ada sisa Rp 100.000. Lumayan buat beli baju ha-ha-ha,” kata dia.

Gali Jurus-Jurus Jitu Berniaga di Tengah Pandemi

Posted on: March 14th, 2021 by Isuzu Admin No Comments

Kita sama-sama menyadari bahwa saat ini adalah fase bangkit dari kondisi akibat pandemi lalu. Meski dampaknya masih terasa, bisnis mestilah berjalan.

 

Pemerintah sendiri sudah menekankan perbaikan kondisi ini. Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dalam APBN menjadi perangkat untuk memastikan bahwa penanganan pandemi lebih efektif dan diwujudkan dengan berbagai fokus.

 

“Situasi saat ini sudah lebih baik karena kita sudah lebih memahami perkembangan COVID-19,” tutur Kepala Pusat Kebijakan Ekonomi Makro Badan Kebijakan Fiskal (PKEM BKF) Hidayat Amir seperti dikutip publikasi Kementerian Keuangan.

 

Pemerintah memprediksi pertumbuhan ekonomi akan tumbuh di kisaran 4,5-5,5 persen year on year dengan titik tengah di angka 5 persen. Angka ini sejalan prediksi beberapa lembaga internasional, termasuk International Monetary Fund (IMF), World Bank, dan Asian Development Bank.

 

Dengan prediksi yang menyegarkan ini, tentu kita sebaiknya sama-sama bertahan demi berjalannya perniagaan secara berkelanjutan.

 

Yang menarik, seperti kita juga ketahui, justru beberapa lini bisnis justru bertumbuh di tengah pandemi. Oleh karenanya. menjadi jurus yang jitu jika pada akhirnya kita coba bergerak ke sisi lain yang lebih menjanjikan dan bertumbuh.

 

Sekadar contoh peralihan bisnis, hal ini juga dilakukan antara lain dilakukan oleh salah satu klien kami, PT Sumo Andalan Power. Supriyanto selaku owner dari PT Sumo Andalan Power menjalankan lini bisnis baru, yang uniknya dijalankan karena mendengarkan permintaan di luar usahanya.

 

“Pada awal mula, kami berkembang di bidang penjualan, servis, dan rental alat berat. Adanya permintaan untuk penyewaan truk dari kien kami membuat kami terjun di bidang trucking. Cukup membantu menaikkan pertumbuhan usaha perusahaan kami karena kebutuhan pasar yang berkembang pada dunia transportasi, terlebih pada logistik,” ujarnya.

 

Pada akhirnya memang logistic tumbuh hijau di tengah masa pandemi. Data Kementerian Keuangan dikutip Tempo.co menyebut bahwa transaksi pembelian lewat e-commerce meningkat 18,1 persen menjadi 98,3 juta transaksi dengan total nilai transaksi naik 9,9 persen menjadi Rp 20,7 triliun.

 

Menggeliat dengan lini usaha baru, atau bisa juga bertahan dengan asset dan memanfaatkannya sebaik mungkin. Bicara truk sebagai aset, penghematan operasionalnya juga menjadi jurus berniaga di tengah pandemi.

 

Teknologi common rail misalnya, operasional bahan bakar bisa dihemat, yang menurut pengakuan pengusaha pengguna Isuzu setidaknya mencapai 20 persen.

 

“Isuzu juga kan common rail gencar ya. Isuzu yang pertama. (Ini menarik bagi konsumen) karena konsumsi BBM-nya dan karena di jaringan Astra juga,” ujar Tri Utomo dari PT Surya Putra Barutama.

 

Program-program aftersales lainnya, seperti perawatan, edukasi hingga bagaimana memaksimalkan keenokomian di perjalanan juga bisa dimanfaatkan. Sejatinya, energi mesti tetap terjaga sebab banyak aspek yang sebenarnya bisa menjadi jurus jitu di masa-masa seperti sekarang ini.

 

Budaya Patuh Regulasi, Budaya Bernilai demi Lancarnya Bisnis

Posted on: March 9th, 2021 by Isuzu Admin No Comments

 

Mungkin kita masih ingat ramainya antrean pengurusan tax amnesty di tahun 2016 lalu. Banyak orang berbondong-bondong datang ke kantor pajak. Tujuannya antara lain tentu saja agar tenang.

 

Tenang terhadap aset yang kita miliki. Tenang terhadap perekonomian pribadi dan usaha yang sudah berdiri.

 

Entah karena rasa khawatir atau alasan lainnya, budaya patuh terhadap regulasi selalu datang karena kebimbangan. Hal ini bahkan dilakukan manakala kita sebelumnya sudah mendapatkan informasi mengenai wacana-wacana terkait regulasi itu sendiri.

 

Wacana memang kerap bergulir. Namun ketika informasi mengenai regulasi itu datang dari pemerintah, maka dibanding membiarkan rasa bimbang, banyak yang membudayakan diri untuk patuh.

 

Kami juga menyoroti wacana mengenai emisi sebagai contoh lainnya. Wacana penerapan akan aturan ini terus bergulir. Berangkat dari sinilah kami sejak lama mempersiapkan diri dengan truk-truk bermesin common rail, seperti di Isuzu Giga. Sebab, perlahan tapi pasti, pemerintah mewujudkan keseriusannya.

 

Contoh terbaru adalah Instruksi Gubernur (Ingub) DKI Jakarta Nomor 66 tahun 2019 tentang Percepatan Pelaksanaan Pengendalian Kualitas Udara di DKI Jakarta.

 

“Memperketat ketentuan uji emisi bagi seluruh kendaraan pribadi mulai pada tahun 2019 dan memastikan tidak ada kendaraan pribadi berusia lebih dari 10 (sepuluh) tahun yang dapat beroperasi di wilayah DKI Jakarta pada tahun 2025,” demikian bunyi petikan dalam ingub tersebut.

 

Masih soal emisi, biosolar akhirnya diterapkan untuk diesel. Baru-baru ini pula, BBM premium hampir total ditiadakan di sejumlah SPBU. Pertamina sebagai penyedia pun sudah mengalihkan penggunaan Pertalite khusus.

 

Maka selanjutnya adalah kebijakan mengenai Euro IV yang tertuang dalam Peraturan Menteri (Permen) Lingkungan Hidup dan Kehutanan No.P. 20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/3/ 2017 tentang baku mutu emisi gas buang kendaraan bermotor tipe Euro-4. Sebab, wacana terakhir, peraturan ini akan diterapkan pada 2022 mendatang.

 

Syukurlah, kita sudah berusaha patuh. Sebab, mesin common rail Isuzu Giga sudah siap untuk menghadapi regulasi yang akan hadir ini.

B30 Terlanjur Bikin Problem, Simak Tipsnya

Posted on: February 22nd, 2021 by Isuzu Admin No Comments

Ketersediaan bahan bakar biosolar B30 di SPBU-SPBU Indonesia masih menyisakan adaptasi bagi segala pihak. Manakala problem penggunaan bahan bakar ini muncul, maka kerja truk terganggu. Efeknya tentu akan terasa pada jalannya usaha.

Seperti sama-sama diketahui, solar B30 merupakan bahan bakar dengan kandungan 30 persen minyak nabati. Manakala berdiam di tangki dan terpengaruh perubahan cuaca yang drastis serta faktor lainnya, solar B30 kemudian bisa menghasilkan gel.

Gel ini pada akhirnya bisa mempengaruhi sistem suplai bahan bakar. Akibatnya, belanja suku cadang fast moving seperti penyaring bahan bakar pun menjadi sering dilakukan.

Namun pada truk Isuzu, problem tersebut sudah teratasi dengan penggunaan filter bahan bakar ganda. Instruktur Project Training Center PT Isuzu Astra Motor Indonesia Thomas A Wijanarka menjelaskan bahwa filter ganda ini masing-masing berbeda ukuran.

“Filter bahan bakar ini ada dua. Yang kedua itu saringannya lebih kecil,” ujarnya merujuk pada kerja filter yang kemudian sudah terukur secara masa perawatan.

 

Normalnya, truk Isuzu sekalipun dengan kondisi di atas baru akan berganti filter setiap 20.000 km. Namun dengan catatan, masa penggantian filter tersebut akan lebih sering jika truk digunakan di daerah.

“Kualitas bahan bakar di daerah berbeda. Jadi, filter harus lebih sering diganti,” ujarnya coba menjelaskan masa lebih pendek dari masa pakai 20.000 km atau setara 1 tahun pemakaian.

Satu yang mesti dihindari saat gel menumpuk di ruang saringan adalah justru menjebolkan filter.

“Karena dikira tersumbat, filter bahan bakar justru dijebolkan,” kata Thomas yang lantas menjelaskan bahwa gel itu kemudian bisa berpengaruh pada injektor bahan bakar.

Perawatan filter menjadi hal yang penting bagi Thomas dalam melakukan edukasi kepada mekanik, termasuk mekanik dari para pengusaha yang memiliki Isuzu.

Program training ini memang disediakan PT Isuzu Astra Motor Indonesia yang juga dilengkapi Training Center. Program tidak hanya disediakan bagi mekanik, tetapi juga para pengemudinya.

 

Melalui adanya pusat pelatihan tersebut, maka khususnya para mekanik customer bisa diajak ke tempat tersebut. Dengannya, mereka bisa memperoleh edukasi dengan peralatan yang komplet.

“Jika injektor telanjur tersumbat, maka mesin akan pincang. Hal ini membutuhkan alat diagnostik yang tersedia di Training Center. Dengan alat diagnostik, maka akan lebih mudah mengetahui apakah pincangnya mesin karena masalah di injektor, dan mengetahui injector manakah yang tersumbat,” tutupnya.

 

Uji Emisi Kendaraan Untuk Peduli Lingkungan, Isuzu Siap Dukung Program Jakarta Langit Biru

Posted on: February 22nd, 2021 by Isuzu Admin No Comments

Tahun 2021 merupakan tahun ke enam Isuzu Indonesia berpartisipasi aktif dalam melakukan kampanye Uji Emisi Kendaraan untuk Peduli Lingkungan. Sesuai dengan Pergub No 66 Tahun 2020 tentang Uji Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor, dimana seluruh kendaraan baik roda dua maupun roda empat wajib melakukan pengecekan Uji Emisi setahun sekali. Tak hanya untuk perawatan kendaraan, uji emisi juga bermanfaat sebagai salah satu cara membuat lingkungan semakin sehat dengan udara bersih.

 

Hasil uji emisi juga direkam dalam Sistem Informasi Uji Emisi. Ada beberapa bengkel resmi dari dealer Astra Isuzu yang telah ditunjuk oleh Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta sebagai lokasi uji emisi terdaftar, diantaranya:

Jalan Danau Sunter Utara Blok O3 Kav 30 Sunter, Jakarta Utara (021-65304433)

Jalan Pramuka Raya No 8 Utan Kayu Utara, Matraman, Jakarta Timur (021-8570555)

Jalan Daan Mogot KM 13,9 Cengkareng, Jakarta Barat (021-54391000)

Jalan RS Fatmawati No 159 Jakarta Selatan (021-7658464; 021-7635213)

Jalan Warung Buncit Raya No 9 Jakarta Selatan (021-7944450)

 

 

Heri Wasesa, After Sales Service Division Head Astra Isuzu menjelaskan, “Emisi gas buang kendaraan yang melebihi ambang batas membahayakan lingkungan. Hal itu juga menandakan kurangnya udara dalam proses pembakaran, sehingga saringan udara yang kotor juga dapat menyebabkan penggunaan BBM menjadi lebih boros. Sehingga kampanye uji emisi ini kita juga turut sosialisasikan kepada seluruh pengguna kendaraan niaga, khususnya pengguna produk Isuzu. Astra Isuzu ikut berperan aktif dan siap mendukung program pemerintah dalam kegiatan uji emisi ini dengan tujuan untuk mengendalikan dan mencegah pencemaran udara, serta mewujudkan perilaku sadar lingkungan bagi masyarakat, khususnya dari kendaraan bermotor.”

 

Layanan Bengkel Resmi Astra Isuzu yang melayani Uji Emisi yaitu Astra Isuzu Sunter Pramuka Warung Jati Fatmawati Daan Mogot

 
©Isuzu Astra Motor Indonesia, 2021 | Website Policy and Disclaimer